BANDUNG - Sedikitnya 50 anggota Pemuda Pancasila (PP) Jawa Barat (Jabar) mendatangi Mapolwiltabes Bandung di Jalan Jawa, Senin (7/12/2009) malam, sekira pukul 19.00 WIB.
Mereka melaporkan kasus pemukulan dua anggotanya yaitu Jericho (27) dan Ali Liken (27), yang diduga dilakukan anggota Bandung Fighting Club (BFC) di Ceasar Palace (CP) Jalan Braga, Senin 7 Desember lalu.
Menurut Kuasa Hukum PP Jabar Dian Rahadian, kedua anggota PP Jabar tersebut dipukuli oleh pemuda yang diduga anggota BFC, lantas dibawa ke tempat latihan BFC di kawasan Batununggal. Dian menduga, aksi pemukulan tersebut merupakan buntut dari kasus pemukulan terhadap Alwi Makay (28), petinju asal klub BFC, yang dipukul botol bir oleh oknum polisi di depan CP, Rabu 2 Desember lalu.
Sebelumnya, Alwi Makay dipukul dengan botol bir oleh seorang oknum polisi yang saat itu sedang bersama Ali. Oknum polisi itu pun sempat lari bersama Ali, sebelum akhirnya diamankan di Mapolwiltabes Bandung.
Dinihari tadi, dua anggota PP Jabar dipukul di CP oleh orang-orang yang diduga anggota BFC. Setelah itu, mereka dibawa ke kawasan Batununggal, tempat latihan BFC. "Kami menduga ini ada kaitannya dengan kasus beberapa hari lalu (pemukulan terhadap Alwi)," kata Dian, kepada wartawan di Mapolwiltabes Bandung.
Menurut Dian, setelah dipukuli, Jericho dan Ali dibawa tempat latihan BFC ke Batununggal. Keduanya baru bisa keluar dari Batununggal sekitar pukul 17.30 setelah dijemput oleh lima anggota PP lainnya.
Dian mengatakan, selain untuk melaporkan aksi penganiayaan tersebut, kedatangannya ke Mapolwiltabes sekaligus meminta polisi mengantisipasi kemungkinan gejolak dari kedua kubu, baik PP Jabar maupun BFC. "Kami juga minta masalah ini diselesaikan secara hukum," tandas Dian.
(teb)