JAKARTA - Sekretaris Jenderal Departemen Agama Bahrul Hayat menyatakan secara umum pelaksanaan ibadah haji 2009 berlangsung dengan baik. Kekurangan yang bersifat teknis, dinilai biasa terjadi.
"Secara umum pelaksanaan ibadah haji cukup baik. Puncak ibadah haji baik. Akomodasi, transportasi, dan katering cukup baik, termasuk masalah pemondokan. Tidak ada yang menolak," papar Bahrul dalam jumpa pers di Restoran Al Jazeerah, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2009).
Menurutnya, keluhan dari jamaah yang mendasar terdapat di pemondokan yaitu kekurangan air. "Tahun ini tidak banyak keluhan. Hanya tempat-tempat jemuran saja yang dikeluhkan jamaah," tuturnyaÂ
Dia menambahkan tindakan kriminal oleh warga Indonesia masih ditemui pada pelaksanaan tahun ini. "Kejahatan masih ada yang dilakukan warga Indonesia namun langsung kita tindak," tandasnya.
Bahrul juga mengeluhkan banyaknya jamaah nonkuota yang mengganggu pelaksanaan ibadah haji. "Kita sudah protes kepada muasasah (pengelola maktab). Solusinya boleh dicari. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka tidak mendapatkan tiket pulang," terangnya.
Untuk itu, lanjutnya, Depag mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan cara berangkat haji tanpa mendaftar secara resmi karena bisa membahayakan. Saat ini ada sekira 3.000 jamaah nonkuota. Dari jumlah itu ada puluhan yang sampai saat ini belum mendapat tiket pulang.
"Kita akan memperingati biro-biro yang memberangkatkan jamaah haji nonkuota," tegasnya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.