BANDUNG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan program One Man One Tree sangat penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Karenanya dia meminta semua pihak untuk menyukseskan program ini.
Menurut Presiden, seluruh lapisan masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat harus mengambil peran, tidak hanya mengkritik dan melakukan unjuk rasa.
"Banyak sekali LSM di Indonesia, tolong  di samping kritik dan unjuk rasa, jangan sampai lupa ikut menyukseskan apa yang kita lakukan," tegas SBY saat meresmikan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2009, di Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/12/2009).
Dalam mengurangi dampak perubahan iklim ini, menurut SBY ada dua jalan yang bisa ditempuh. Pertama, Pemerintah dalam hal ini Departemen Kehutanan harus mensukseskan rehabilitasi hutan. Kedua, masyarakat luas harus memiliki kesadaran kolektif untuk memelihara lingkungan dengan menanam pohon.
"Tidak akan kita biarkan lingkungan kita semakin rusak, jangan menunggu esok untuk bersama-sama melakukan upaya mencegah bumi kita semakin panas," ajak SBY.
Selain itu, Presiden juga mengatakan saat ini mata dunia tertuju pada Indonesia yang memiliki hutan besar. Namun dia juga meminta dunia memandang adil, tidak hanya menyalahkan Indonesia yang tidak bisa menjaga hutannya melainkan ikut membantu.
"Jangan disalah-salahkan terus, justru mereka harus membantu untuk merehabilitasi hutan kita," pungkasnya.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.