getting time...

Pansus Akan Minta Rekaman Rapat Rahasia Century

Yuni Herlina Sinambela - Okezone
Selasa, 8 Desember 2009 13:23 wib
Idrus Marham (Foto: Koran SI)
Idrus Marham (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Ketua panitia khusus hak angket Bank Century, Idrus Marham, berencana meminta rekaman yang memuat hasil rapat rahasia tertutup yang dihadiri Sri Mulyani dan Boediono.

Saat itu Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Keuangan sementara Boediono menjabat Gubernur BI. Rapat sendiri berlangsung pada 20-21 November 2008 itu beragendakan pembahasan PT Bank Century. Rapat dimulai tanggal 20 November malam hingga 05.00 WIB keesokan harinya.

"Yang namanya rapat tidak hanya notulen yang dilakukan tengah malam kan, ada rekamannya. Kami akan meminta. Syukur-syukur diserahkan sebelum kami minta," kata Idrus Marham usai diskusi bertajuk "Pansus Angket Bank Century: Kawan Atau Lawan?" di Gedung PB HMI, Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2209).

Diperkirakan rekaman tersebut akan dimintai usai rapat pleno II pada 14 Desember mendatang. Rapat itu mengagendakan lima hal, yaitu mekanisme, anggaran, tim pendamping, dan jadwal rapat pansus.

"Belum kami minta. Setelah 14 Desember nanti. Kalau Mahkamah Konstitusi bisa saja diputar, seharusnya pansus juga bisa," ungkapnya.
(ton)

  • soetrisno » 0 Tanggapan
    Degradasi moral yang berkembang ditanah air sekarang ini sudah mencerminkan karakter bangsa yang sebenarnya, yang mereka pada umumnya adalah orang beragama,watak manusia yang mengenal Tuhan lebih jauh, tidak seperti PKI suatu ajaran yang tidak mengenal Tuhan , bahkan karakternya lebih brengsek karena ajaran Marxis adalah factor doktrin yang tidak tahu tentang keberadaanya Tuhan ,akan tetapi jauh lebih Brengsek morallitas manusia manusia yang bekerja dibawah sumpah Agama, disinilah para mental-mental yang mengatasnamakan orang beragama justru yang mereka lakukan pada realitanya sangat jauh dari kepribadian beragama,Perampokan uang Negara secara terorganisir, menggunakan perangkap hukum untuk berlindung, mereka sikat orang-orang yang mengetahui perbuatan busuknya , sungguh mau dibawa kemanakah Republik ini, bukanya keadilan sebagai tempat mencari keadilan justru yang ada adalah penzoliman bagi orang-orang yang tidak berdaya. Allahu Akbar !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.