getting time...

Rencana Mediasi Prita-RS Omni Terancam Gagal

Rizka Diputra - Okezone
Rabu, 9 Desember 2009 08:17 wib

JAKARTA - Rencana mediasi yang difasilitasi Departemen Kesehatan antara Prita Mulyasari dengan pihak RS Omni Internasional pada pagi ini terancam gagal.

Itu karena Prita bakal memprioritaskan hadir dalam sidang dengan agenda pembacaan replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tangerang.

"Soal rencana mediasi oleh Menkes, saya pikir itu sangat terlambat. Sebelumnya kan sudah ada rekomendasi dari DPR sejak September lalu, yang salah satu isinya mendesak mencabut izin operasi RS Omni Internasional," ujar salah seorang kuasa hukum Prita, Syamsul Anwar kepada okezone di Jakarta, Rabu (9/12/2009).

Dengan alasan di atas, Prita dipastikan bakal memilih untuk menghadiri sidang pada pukul 09.00 WIB. "Lagipula, jadwalnya bentrok dengan sidang di PN Tangerang. Tentu, kita memprioritaskan menghadiri sidang karena persidangan ini mulia," ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsul menyayangkan mengapa inisiatif mediasi dari Depkes baru muncul sekarang dan tidak dari awal sejak kasus pencemaran nama baik ini mencuat ke publik. "Kenapa nggak dari awal, sekarang sudah terlambat," ujarnya.


(ful)

  • fauzi » 0 Tanggapan
    Kenapa baru sekarang Ibu menteri...! Apakah harga sebuah keberanian dan kebenaran untuk wong cilik, harus sebanyak itu? Perdata Rp 204jt? belum unsur pidananya...! Apakah sudah tidak ada keadilan bagi wong cilik di negeri ini...? Kenapa...? kenapa..? kenapa...?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sutarno » 0 Tanggapan
    menkes kmana aja sih? ngga dari kmaren2. masih banyak tuh, RS yang melakukan mall praktek. tutup aja RS nya. jangan ada damai-damaian. ingat lho bu menkes, nyawa oranglain ada diujung lidah bu menkes. jadi jangan main2 dengan jabatan menkes
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Arang » 0 Tanggapan
    Masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam memilih rumah sakit untuk berobat agar tidak mengalami nasib buruk seperti Prita. Dan tentunya masyarakat akan mampu melihat dan memberikan sanksi sosial bagi rumah sakit yang tidak lagi memiliki hati nurani seakan rumah sakit telah melepas roh sosialnya dan berubah menjadi perusahaan profit oriented.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.