Massa Merusak KFC karena Dipicu Arogansi Sekuriti

Fitra Iskandar - Okezone
Minggu, 13 Desember 2009 10:41 wib
Ilustrasi. (foto:ist)
Ilustrasi. (foto:ist)

JAKARTA - Aksi Hari Antikorupsi 9 Desember di Makassar diwarnai bentrokan di Kantor Gubernur dan penggerusakan Restauran KFC. Salah satu pemicu anarkistis itu karena tindakan arogansi petugas sekuriti.

"Sebenarnya aksi di Makassar itu secara umum tertib. Hanya karena ada arogansi sekuriti di KFC, masa melempar batu. Perilaku keamanan dalam Kantor Gubernur pun begitu, massa mau balik, akhirnya melempar batu," jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Hery Subiansauri, kepada okezone, Minggu (13/12/2009).

Pengerusakan di Restauran KFC Jalan dr Ratulangi itu, kata Hery, terjadi ketika sejumlah pendemo ingin berbelok ke restauran, namun diusir oleh petugas sekuriti. Hal itu membuat massa mengamuk dan melempari KFC dengan batu dan kayu sehingga sejumlah kacanya pecah.Dalam aksi itu, tiga mobil juga dirusak massa.

"Massa yang datang dari Monumen Mandala itu kan mau pulang lapar, haus, mau belok mungkin mau beli minuman tapi diusir," terang Hery.

Sementara itu saat ini polisi sudah memeriksa sejumlah saksi yaitu tiga pemilik mobil, dua orang sekuriti KFC, dan General Manajer KFC. Selain itu sejumlah barang bukti dari TKP, seperti batu, kayu dan pecahan kaca, sudah diambil pihak kepolisian.

Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah bukti seperti rekaman video dan foto-foto yang diambil intel polisi saat kejadian.

Raut wajah pelaku pengerusakan sudah diketahui polisi. Namun, Hery enggan mengungkap identitas para perusuh itu.Menurutnya, meski menggunakan almamater, , pelaku bukan berarti berstatus mahasiswa.

"Kami memakai asas praduga tak bersalah. Meski pakai almamater, belum tentu mahasiswa. Tapi dalam waktu dekat, Insyaallah kami akan lakukan penegakan hukum, terhadap para pelaku," kata Heri lagi.



(fit)

  • perusak » 0 Tanggapan
    salah mmg klo merusak milik org lain...hrusnya para perusak itu merusak milik negara,krn itu kepunyaan kita bersama...hitung2 renofasi...drpd dananya dicuri sm para pejabat banci,mnding dipakai buat perbaikan gedung/bangunan...setidaknya itu lbh riil... krn melihat moral bangsa kita hari ini,,mustahil uang bangsa digunakan untuk kesejahteraan rakyat....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sudana.ngh » 0 Tanggapan
    setiap saya menyaksikan demo oleh mhsiswa di makasar, pola sentral fikir saya adalah : apalagi yang akan dirusak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Shendra » 0 Tanggapan
    Apapun alasannya tindakanUrakan/ ANARKIS, BRUTAL. tidak ada pembenarannya.....Apalagi yang namanya Mahasiswa. Yang melakukan Anarkis itu semua hanya sekumpulan PREMAN jalanan bekerja sama dengan para SETAN Yang dimotori Provokator dan di biayai Koruptor. Cuma SETAN yang mau bersikap Anarkis dan punya tindakan seperti itu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • h.totok sugiyanto » 0 Tanggapan
    quo vadies, "maha-siswa", ya begitulah calon pemimpin bangsa kita dimasa depan,menegakkan demokrasi dan reformasi dengan batu dan kayu.......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • iwal » 0 Tanggapan
    mahasiswa mestinya harus berpikir intelektual jangan mengemukakan otot, malu dong
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.