Dua Jamaah Haji Wafat di Madinah

|

Ilustrasi Haji

Dua Jamaah Haji Wafat di Madinah

SUBANG - Dua orang jamaan haji asal Kabupaten Subang wafat saat menjalankan rukun Islam ke lima, di Madinah. Keduanya meninggal diduga akibat faktor usia keduanya di atas 60 tahun.

Kedua jamaah haji itu bernama Rohmin 60, warga Kecamatan Jalancagak almarhum meninggal di Madinah dimakamkan di Baky Madinah tergabung kloter 34 dan Karda, 63, warga Pamanukan, almarhum meninggal di Arafah dimakamkan di Mina tergabung kloter 63. Rahmin yang tergabung dalam kloter 34 ini seharusnya pulang bersama jamaah haji lainnya.

Alm. Rahmin seharusnya pulang hari ini, bersama-sama dengan 443 jamaah haji lainnya. Beliau meninggal dunia karena faktor usia, sudha cukup sepuh. Jenazahnya dimakamkan di Madinah," ujar Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Subang, Moh Musa.

Sementara itu, sebanyak 443 jamaah haji asal Subang yang tergabung dalam kloter 34 tiba di Subang sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut Musa, sesuai jadwal keberangkatan, kepulangan jamaah haji dilakukan secara bertahap. Dua rombongan haji berikutnya kembali tiba di Subang, pada tanggal 25 dan 26 Desember. Kloter 63 terbang menuju Indonesia pada Kamis (24/12) sekitar pukul 24.00 WIB, sedangkan Kloter 68 y pada Sabtu (26/12) sekitar pukul 05.00 dinihari.

Sementara itu dari pantauan, ratusan penjemput jamaah haji secara bergelombang memenuhi pelataran Wisma Haji di Jalan Arief Rahman Hakim, Subang, sejak pukul 10.00 WIB. Mereka datang dengan menggunakan sejumlah kendaraan bak terbuka dan tertutup. Kendati sempat diguyur hujan, tidak membuat ratusan penjemput haji itu buibar. Sebaliknya mereka tetap bertahan hingga pukul 17.00 WIB.

"Kami sudah sampai sini jam 09.00 pagi, karena informasinya seperti itu. Tapi sampai jam 15.00 WIB belum juga datang," ujar Wastem, 24 warga Pusakanagara yang meniunggu kedatangan orang tuanya itu.

Untuk mencegah kemacetan jalur utama yang menghubungkan Jakarta-Cirebon, petugas mengalihkan rute kendaraan umum yang menggunakan jalan Arief Rahman Hakim. Seluruh kendaraan umum dialihkan dengan mengggunakan jalan Darmodihardjo, Lapas dan keluar di Lampu merah Tegal Kalapa, Subang.

Antusiasme warga dan kerabat yang menjemput salah seorang keluarganya sempat membuat petugas kewalahan. Saat 10 iring-iringan bus rombongan haji itu tiba di Wisma Haji, warga langsung merangsek bus dan berusaha menyalami kerabatanya itu.

Suasana haru menyelimuti kedatangan ratusan jamaah haji saat satu persatu jamaah haji keluar dari pintu utara auditorium Wisma Haji. Mereka langsung berpeliukan dan menumpahkan kerinduan setelah beberapa pecan berpisah.

(ahm)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Jaksa KPK Tolak Eksepsi Brigjen Didik