DEPOK - Pascapengobatan massal kaki gajah di Depok, Dinas Kesehatan Kota Depok menemukan enam kasus penderita kaki gajah terbaru di dua kecamatan. Tiga penderita berasal dari Kecamatan Sukmajaya dan tiga penderita lainnya dari Kecamatan Sawangan.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Depok, Ani Rubiani mengatakan, keenam kasus baru tersebut dilaporkan oleh masyarakat saat pengobatan massal kaki gajah digelar di Depok pada 5 Desember dan 12 Desember 2009 lalu. Selama ini, kata Ani, masih banyak kasus yang belum terlaporkan lantaran masyarakat merasa malu untuk mengungkapkan penyakit tersebut.
"Masih banyak lagi kemungkinannya, karena kita sampel darah di tiap kecamatan sudah di atas satu persen, dan pasti masih banyak yang belum minum obat. Kemungkinan penularan masih besar terjadi," katanya kepada wartawan di Dinas Kesehatan Jalan Margonda Raya Depok, Senin (14/12/2009).
Ani menambahkan, keenam kasus baru tersebut sudah ditandai dengan ciri-ciri pembengkakan pada kaki penderita. Untuk itu, kata Ani, pihaknya masih terus menggelar sweeping pengobatan kaki gajah guna mengantisipasi warga yang takut minum obat kaki gajah.
"Kita masih berharap, masyarakat yang tidak mau minum untuk berubah pikiran. Siapa tahu ketika kita datang, mereka bersedia minum, karena ini penyakit berbahaya," tegasnya.
Ani mengakui, setelah adanya pemberitaan delapan warga Bandung meninggal usai meminum obat anti filariasis (penyakit kaki gajah), terdapat penurunan jumlah masyarakat di posko pengobatan massal.
"Memang belum kita hitung, tapi ada penurunan," tuturnya.
Dengan adanya enam kasus kaki gajah baru, jumlah penderita kaki gajah di Depok kini bertambah menjadi 30 penderita kronis kaki gajah sejak 2001. Seluruh kecamatan di Depok sudah dinyatakan endemis penyakit kaki gajah sejak 2004, di mana terdapat lebih dari dua persen warga mengandung cacing mikrofilariasis di dalam tubuhnya.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.