Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Pengobatan Kaki Gajah

Gin Gin Tigin Ginulur , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2009 |14:17 WIB
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Pengobatan Kaki Gajah
Penderita kaki gajah.(foto Gin Gin)
A
A
A

BANDUNG - Polres Bandung menghentikan proses penyelidikan kasus pengobatan massal filariasis di Kabupaten Bandung yang mengakibatkan 8 korban meninggal. Pasalnya, berdasarkan hasil sampel obat dari laboratorim kriminal (labkrim) dan laboratorium ITB, obat tersebut tidak membahayakan.

"Hasil penelitian sampel obat dari Labkrim dan laboratorium ITB sudah keluar sekitar 3 hari yang lalu. Dan hasilnya, obat itu tidak membahayakan," kata Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus, kepada okezone, Senin (14/12/2009).

Menurut Imran, lantaran tidak cukup bukti, penyelidikan kasus tersebut akan dihentikan. Proses pemeriksaan terhadap para pejabat terkait juga kemungkinan bakal dihentikan.

"Ya kalau tidak cukup bukti, penyelidikan dihentikan. Hasil dari lab kan sudah jelas, obat itu tidak membahayakan," kata Imran.

Sebelumnya, proses penyelidikan kasus pengobatan massal kaki gajah yang menewaskan delapan warga Kabupaten Bandung terkendala hasil pemeriksaan sampel obat kaki gajah di laboratorium kriminal (Labkrim) Mabes Polri dan laboratorim ITB.

Polres Bandung sendiri sudah memeriksa 10 saksi dari dinas kesehatan dan puskesmas yang berhubungan langsung dengan pengobatan massal tersebut.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 8 warga Kabupaten Bandung yang tersebar di beberapa kecamatan meninggal dunia setelah meminum obat kaki gajah, Selasa 10 November 2009 lalu. Selain itu, 917 warga juga dirawat di beberapa rumah sakit dan puskesmas.

Sejumlah warga mengaku merasa mual dan pusing setelah meminum obat yang diberikan Dinas Kesehatan setempat. Sementara itu Dinas Kesehatan membantah, kematian warga akibat meminum obat kaki gajah. Penyebab kematian disebutkan, warga yang meninggal akibat penyakit penyerta.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement