DENPASAR - Seekor anak ikan duyung (dugong dugon) terdampar ke Pantai Tanjung Benoa, Badung, Bali. Mamalia laut itu kondisinya sangat lemah.
"Kami masih berusaha menyembuhkan lukanya agar bisa dikembalikan ke habitatnya," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali Istanto ketika dihubungi, Senin (14/12/2009).
Ikan langka itu memiliki panjang sekira satu meter dan berat mencapai 30 kilogram itu sudah terdampar sejak Minggu 13 Desember kemarin. Peristiwa langka itu pun menjadi tontonan menarik bagi warga setempat.
Istanto menjelaskan, dugongs itu pertama kali ditemukan para nelayan dan wisatawan terdampar di sela-sela deretan perahu nelayan. Saat ditemukan, mamalia laut yang dilindungi itu terluka cukup parah terutama di bagian kepalanya.
Dilihat dari panjang dan beratnya, Istanto memperkirakan dugongs itu masih tergolong anakan dengan usia antara 3-4 tahun. Sedangkan luka-luka di kepala ikan itu, dia menduga akibat tersangkut jaring atau terbentur perahu nelayan.
Dengan kejadian ini, Istanto berharap adanya penanganan lebih baik terhadap mamalia laut yang terdampar. Mengingat sebelumnya telah banyak hewan-hewan laut yang tergolong langka seperti paus dan lumba-lumba terdampar perairan Bali.
Akhir November lalu, empat ekor paus ditemukan terdampar di Pantai Nyanyi yang tak jauh dari lokasi wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan. Paus-paus itu juga ditemukan dalam kondisi penuh luka.
(Miftachul Chusna/Koran SI/teb)