getting time...

Meski Menang Kasasi, TPI Tetap Galang Solidaritas

Candra Setya Santoso - Okezone
Selasa, 15 Desember 2009 15:08 wib
Aksi damai Serikat Pekerja TPI beberapa waktu lalu. Foto: Heru Haryono/Okezone.com
Aksi damai Serikat Pekerja TPI beberapa waktu lalu. Foto: Heru Haryono/Okezone.com

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang diajukan oleh karyawan TPI. Namun, aksi solidaritas TPI pun akan terus digelar dengan tujuan mencari dukungan.

"Kita akan terus melakukan demo dan roadshow, tapi tujuannya bukan menggugat keputusan pailit lagi, dari DPR Komisi I, Muhammadiyah, NU, tokoh masyarakat serta masyarakat tentunya," ujar Direktur Utama PT TPI Sang Nyoman Suwisma, saat konferensi pers, di auditorium MNC Tower, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Dijelaskannya, aksi demo TPI yang sering dilakukan baik di Gedung Mahkamah Agung (MA), maupun ke pengadilan negeri Jakarta Pusat.

Dia mengenang, sebelumnya Serikat Pekerja Cipta Kekar (Keharmonisan Karyawan) biasanya melakukan aksi demo diperkirakan ada 100 hingga hampir 1.000 pegawai dari semua divisi di TPI yang akan berorasi selalu menyatakan penolakan terhadap keputusan pailit yang telah diberlakukan sejak 14 Oktober lalu.

"Ada banyak pegawai yang ikut. Bahkan ada Persatuan Artis Musik Melayu dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang melakukan orasi. Intinya mereka saat itu meminta apapun hasil keputusannya mengutamakan hak karyawan tetap terjamin," katanya.

Selain itu, karyawan pernah melakukan roadshow ke Komisi IX DPR Departemen Tenaga Kerja, Komnas HAM, dan Dewan Pers, untuk meminta dukungan moral.

Sidang kasasi kasus pailit TPI telah diputuskan oleh Mahkamah Agung (MA). Hasilnya, MA mengabulkan permohonan kasasi TPI yang diajukan oleh karyawan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Alhasil, putusan pailit atas TPI pun batal.

"Intinya mengabulkan kasasi dari pemohon kasasi yaitu PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia dan kawan-kawan. Oleh karena itu permohonan pailit ditolak," kata Ketua Muda Bidang Pengawasan MA M Hatta Ali, di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

(ade)