BLORA - Ribuan penjemput jamaah haji asal Blora Jawa Tengah, berebut masuk pendopo Kabupaten, Selasa (15/12/2009). Bahkan, banyak dari mereka yang menerobos barikade petugas, karena tak kuat ingin segera bertemu keluarga mereka.
Situasi ini membuat petugas melakukan penjagaan ekstra guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan
Penjemput jamaah haji kloter 36 asal Kabupaten Blora dan sekitarnya memang sudah berada di area pendopo sejak Senin malam. Karena itu mereka berusaha memaksa masuk setelah melihat sembilan bus rombongan haji memasuki pendopo.
Jadwal kedatangan jamaah haji yang mundur hingga lima jam dari jadwal semula, juga disinyalir sebagai penyebab insiden kecil itu. Petugas terpaksa mendorong mundur penjemput karena mereka tetap menerobos.
Tangis haru pun pecah saat mereka berjumpa kembali dengan keluarganya kembali. Suara tangis kian membahana karena banyak dari keluarga penjemput yang membawa rombongan. Wisnu misalnya, dia membawa rombongan jamaah tahlil dan yasin di desa Todanan untuk menjemput saudaranya.
Alasan yang sama diberikan oleh Raminah, dia rela berdesak-desakan berdiri di mobil pikap hanya untuk menjemput saudaranya.
Seperti diberitakan, sebanyak 765 calon jamaah haji asal Kabupaten Blora berangkat ke Tanah Suci pada 3 November 2009 lalu. Setelah pulang dari tanah suci, para jamaah yang tergabung dalam kloter 36 ini diterima kembali oleh Bupati serta Muspika setempat di pendopo Kabupaten Blora. Dijadwalkan, Selasa siang akan menyusul kedatangan kloter 37, asal Kabupaten Blora.
(Ranin Agung/RCTI/ded)