Kapal Selam TNI AL Jalani Overhaul di Korea Selatan

Amir Tejo - Okezone
Rabu, 16 Desember 2009 12:15 wib

SURABAYA - Kapal selam milik TNI Angkatan Laut KRI Nanggala-402 dibawa ke Korea Selatan untuk menjalani perbaikan. Kapal ini dibawa ke Korea Selatan dengan kapal Combi Dock III.

?Kapal itu berangkat ke Korsel pekan lalu untuk perbaikan lengkap atau overhaul,? kata Kepala Dinas Penerangan Armatim Letkol Laut (Kh) Drs Toni Syaiful di Surabaya, ketika berbincang dengan okezone, Rabu (16/12/2009).

KRI Nanggala-402 adalah kapal selam kedua dalam jenis kelas Cakra yang dimiliki TNI AL. Kapal selam pertama jenis Cakra yang pertama adalah KRI Cakra-401. KRI Nanggala termasuk dalam armada pemukul TNI AL. Sistem penggerak kapal ini adalah motor listrik Siemens jenis low-speed disalurkan langsung (tanpa gear pengurang putaran) melalui sebuah shaft ke baling-baling kapal. Total daya yang dikirim adalah 5.000 shp (shaft horse power), tenaga motor listrik datang dari baterai-baterai besar yang beratnya sekira 25 persen dari berat kapal, baterai dibuat oleh Varta (low power) dan Hagen (Hi-power).

Tenaga baterai diisi oleh generator yang diputar 4 buah mesin diesel MTU jenis supercharged. Senjata terdiri dari 14 buah terpedo buatan AEG , diincar melalui periskop buatan Zeiss yang diletakan disamping snorkel buatan Maschinenbau Gabler.

KRI Nanggala memiliki berat selam 1,395 ton. Dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. Diawaki oleh 34 pelaut. Sebagai bagian dari armada pemukul, KRI Nanggala dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci dalam 8 tabung serta sonar dari jenis CSU-3-2 suite.

KRI Nanggala merupakan kapal selam type 209/1300 yang banyak digunakan Angkatan Laut sedunia. Sebelumnya, TNI Angkatan Laut meng-overhaul KRI Cakra dengan nomor lambung 401 di perusahaan yang sama. Perangkat teknologinya yang buatan 1970-an tersebut kini tampil lagi dengan teknologi 1990-an.

Kapal perang buatan Howaldtswerke, Kiel, Jerman Barat 1981 ini, pernah terlibat dalam latihan gabungan TNI AL-US Navy, CARAT-8/02 yang diadakan pada 27 Mei-3 Juni 2002. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan CARAT ini berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali, dan Situbondo pada 2004.

Selain itu kapal ini juga pernah terlibat dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia, tanggal 8 April hingga 2 Mei 2004, KRI Naggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT.
(mbs)