JAKARTA - Dalam penggerebekan yang menewaskan panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik, polisi juga menangkap lima orang, termasuk bocah 10 tahun, Yorni Murip. Kendati demikian, polisi belum memastikan Yorni anggota OPM atau sebatas keluarga anggota organisasi ini.
"Kita belum pertimbangkan dia sebagai tersangka atau sebagai keluarga dan kelima orang yang ditangkap langsung dibawa ke Polres Mimika. Mereka diperiksa dan selanjutnya dikembangkan di Jakarta," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Nanan Soekarna, Rabu (16/12/2009).
Kelly dan lima orang ini disergap petugas di sebuah rumah di hutan, di Mil 26 Timika sekira pukul 03.00 dinihari WIT oleh tim kkhusus dari Brimob, Densus 88, dan Baintelkam Polri serta personel dari Polda Papua.
Dalam penggerebekan itu polisi menemukan barang bukti berupa dokumen OPM yang menyatakan bahwa Kelly adalah salah satu pemimpin OPM, tiga butir peluru berukuran 5,56 Mm, satu senjata api Revolver jenis SNW kaliber 38 bersama 28 pelurunya, sebilah celurit, dua buah busur, dan 12 anak panah.
Polisi berdalih, Kelly ditembak karena melakukan perlawanan. Dari lima orang yang ditangkap polisi juga memperoleh informasi bahwa orang yang tewas dalam penyergapan ini adalah Kelly, salah satu petinggi OPM.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.