tragedi sukhoi

Parkir di Giant Cimanggis Tidak Aman

Kamis, 17 Desember 2009 10:27 wib

Saya mewakili teman saya yang berkendara dengan nopol B 6891 EOZ bernama Danu agar berhati-hati jika parkir di pusat perbelanjaan swalayan ini dengan menggunakan kendaraan sepeda motor. Dia memasuki pusat perbelanjaan swalayan besar itu pada tanggal 16 Desember 2009 sekitar pukul 19.30 WIB. Dan seperti biasanya dia selalu mengunci stang sepeda motornya dengan kunci kontaknya.

Setelah beberapa menit belanja dan akhirnya dia berniat meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut menuju ke tempat parkiran sepeda motor (pukul 20.00 WIB). Alangkah terkejutnya dia melihat kendaraannya yang bernopol B 6891 EOZ dengan keadaan kunci stang yang sudah tidak terkunci lagi dan melihat kunci kontak yang sudah rusak. Alhamdulillah sepeda motornya masih bisa dihidupkan mesin walaupun kunci stang sudah rusak alias tidak bisa berfungsi.

Alangkah terkejutnya lagi dia, ternyata yang mengalami kejadian tersebut bukan hanya dia. Salah satunya lagi adalah pemilik sepeda motor Suzuki Satria FU (dia lupa nopolnya). Ternyata kunci stangnya sudah tidak berfungsi dan kunci kontak yang sudah rusak. Pemilik sepeda motor tersebut harus membawanya ke bengkel dikarenakan kunci kontaknya sudah tidak bisa befungsi sama sekalin alias motor tidak bisa hidup.

Alangkah lebih terkejutnya lagi dia (Danu) melihat suami istri sedang mencari motor di tempat parkir tersebut akan tetapi tidak ditemukan. Dia menegurnya orang tersebut "Sedang mencari apa Pak". "Saya mencari motor Megapro saya," jawab si pencari motor. "Bapak sudah mencarinya lagi atau lupa posisi parkirnya," lugas Danu. "Saya sudah mencarinya beberapa kali dan saya parkir di deretan ini," jawab si pencari motor. "Waduh Pak mudah-mudah motor Bapak ketemu atau jangan?jangan motor Bapak hilang," kata Danu.

"Masa hilang sih, kan keluar motor STNK ditanyakan," jawab si pencari motor dengan wajah yang berubah was-was dan cemas. "Coba saja Bapak tanya sama petugas parkir mungkin dipindahkan dan mudah-mudahkan motor Bapak tidak hilang," lugas Danu. "Terima kasih mas," jawab si pencari motor.

Dan akhirnya Danu menuju ke pintu keluar dan menemui petugas parkir. ("Biasanya jika kendaraan keluar dari tempat parkir di tempat pusat perbelanjaan, STNK motornya ditunjukkan ke petugas parkir," perkataan Danu di dalam hati). Setibanya di petugas parkir, alangkah terkejutnya Danu, dia hanya diminta menunjukan karcis parkir, setelah memberikan karcis parkir dan dipersialakan jalan oleh petugasnya (STNKnya pun tidak ditanyakan oleh petugas).

Akan tetapi Danu tidak langsung jalan, dia malah membuka helm dan berkata kepada petugas dengan nada marah, "Oo begini cara kerjakamu. Bukan menanyakan untuk memperlihatkan STNK motornya dan teman kamu bukan keliling periksa motor malah ngobrol. Kamu mau tau, bahwa kunci kontak saya rusak karena kunci T. Ini kamu lihat kunci saya rusak tidak bisa dikunci stang. Kalau motor saya rusak seperti pemilik satri atau Megapro yang hilang saya hajar kamu, baru saya bawa ke atasan kamu untuk pertanggungjawaban pengelola parkir di sini, kalau tidak mau tanggung jawab saya bawa ke meja hijau. (Sayang dia lupa nama petugas parkir tersebut dan nama pengelola parkir). Tunggu saja kamu dapat makian dari pemilik Satria dan Megapro.?

Lalu dia meninggalkan petugas parkir tersebut dan berhenti sebentar untuk melihat petugas itu. Setelah dimaki-maki Danu, petugas tersebut baru menanyakan STNK ke setiap pengendara motor yang akan meninggalkan parkiran. Setelah tibanya pemilik motor Satria dan Megapro ke petugas parkir tersebut marah-marah (si pemilik motor Megapro ternyata motornya hilang).

Lalu Danu pun meninggalkan tempat perbelanjaan tersebut menuju rumahnya. Dia juga menyesal telah meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut, seharusnya ikut menjadi saksi/korban atas tindak curanmor. Jika saya mengalami hal demikian seperti Danu, saya tidak akan meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut melainkan membantu bapak yang kehilangan motor sebagai saksi/korban sampai pihak pengelola bertanggung jawab.

Apalagi saya seorang biker salah satu club motor di Depok dan Jakarta. Sesama biker atau pengendara jika ada yang membutuhkan pertolongan harus saling membantu. Untuk semua pengelola parkir, ini mudah-mudahan menjadi pelajaran untuk memonitor petugas lapangan untuk menjalankan fungsi dan tugasnya dengan benar. Sekali lagi bagi pengendara motor jika parkir kendaraannya diusahakan menggunakan kunci ganda walaupun di pusat perbelanjaan sekalipun. Terima kasih.

A Budiman
Villa Pertiwi Depok, Depok
081319282844
ganden@doramail.com

(//fer)