getting time...

Dua Eks Menteri Motori Demo 9/12

Banyak Eks Menteri Klarifikasi Ruhut Sitompul

Muhammad Saifullah - Okezone
Kamis, 17 Desember 2009 08:12 wib

JAKARTA - Pernyataan Ruhut Sitompul bahwa ada dua mantan menteri yang menyokong demo pada 9 Desember lalu, memunculkan respons beragam. Salah satunya dari sejumlah mantan menteri.

"Mereka kontak saya dan mengklarifikasi kalau tidak ikut-ikutan," ujar Ruhut saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Kamis (17/12/2009).

"Saya pun bilang, kalau gak merasa ya jangan kebakaran jenggot," jawab pemeran Si Poltak dalam sinetron Gerhana itu.

Ruhut menyakini, setting awal demo pada 9 Desember lalu bertujuan untuk menggoyang Pemerintahan SBY-Boediono. Adapun faktanya tidak terjadi seperti perkiraan awal, Ruhut berkilah itu karena ada antisipasi dari SBY. "Empat kali Pak SBY memberikan early warning," klaim dia.

Perihal pernyataan kontroversialnya, Ruhut beralasan untuk memberikan sinyal kepada para pelaku agar tidak meneruskan tindakannya.

"Begitu kita sikapi mereka pada tiarap. Karena itu aku gak mau buka (identitas mereka) biar kembali ke jalan yang benar," ujarnya.
(ful)

  • erick » 0 Tanggapan
    semuanya ngomongin si poltak tolol..sebenarnya siapa sih yang tolol..? yang pilih dia menjadi anggota dewan atau dianya yang tolol...?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sarman » 0 Tanggapan
    Duh.... Ruhut urakannya dari dulu kagak ilang2.Demokrat pakai orang type kaya gitu ya? Sayang.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • si bual » 0 Tanggapan
    wajar aja loe ngomong bual melulu dan tidak pake otak soalnya itu mulut lebih lebar dari pada dahinya, pak SBY waspada...orang ini seperti brutus
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bambang pramono » 0 Tanggapan
    "mereka kontak saya mengklarifikasi kalau tidak ikutan". Ngarang!!!......... emangnya lu anggap lu siapa sih sehingga para mantan menteri mau dengerin statmen tolol begitu dan perlu mengklarifikasi segala. "Ruhut meyakini, setting awal demo pada 9 desember yll untuk menggoyang pemerintahan sby-budiono. hanya orang-orang tunarungu saja yang mengeluarkan statmen demikian...dari awal koordinator aksi sudah menyatakan bahwa yang dilakukan hanya aksi damai memperingati HUT antikorupsi sedunia dan malah mengajak sby untuk turut serta menghadiri. Kalau memposisikan diri berseberangan dengan antikorupsi berarti prokorupsi dong. "begitu kita sikapi mereka pada tiarap". lagi-lagi... siapa sih lu??!! orang bukannya takut sama preman kampung mereka pada jijik tahu.. "perihal pernyataan kontroversinya, dia beralasan untuk memberikan sinyal kepada para pelaku agar tidak meneruskan tindakannya". Kalau perannya sebagai Gareng jangan bertindak seperti raja.. karena kalau gareng merasa jadi raja kelakuannya pasti norak.. memberi sinyal.. sinyal apa? untuk siapa? untuk anak buah supaya nggak nyopet ketika ada demo. kampungan!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • giberlaw90210 » 0 Tanggapan
    keren__Pak Ruhut, berpantunnya____???____hehehehe
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.