Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Boediono-Sri Mulyani, Presiden Salah Tanggap

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 19 Desember 2009 |08:36 WIB
Soal Boediono-Sri Mulyani, Presiden Salah Tanggap
A
A
A

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara tegas menolak imbauan Pansus Angket Bank Century agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dinonaktifkan.

Presiden beralasan, bahwa pemerintahan tidak boleh terganggu, karena saat ini tengah menjalankan program 100 hari yang sangat penting bagi keberhasilan pemerintah lima tahun mendatang. Selain itu, pemberhentian sementara keduanya tidak memiliki dasar perundang-undangan.

Pernyataan Presiden tersebut ditanggapi beragam oleh semua pihak, salah satunya dari anggota Pansus, Ahmad Muzani.

"Rekomendasi pansus itu kan berupa imbauan, dan itu bukan ditunjukkan pada Presiden bagi pihak yang namanya ada berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigatif BPK atas kasus Bank Century," ujarnya saat berbincang dengan okezone, tadi malam.

Menurut Muzani Pansus juga tidak menyebutkan nama-nama atau institusi. "Artinya kita tidak meminta untuk menonaktifkan Boediono dan Sri Mulyani. Kalau Presiden menanggapinya, itu tidak masalah," tukas politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Ketika dimintai pendapatnya bahwa Presiden terlalu cepat untuk memberikan pernyataan terkait penonaktifan keduanya, Ahmad Muzani menolak memberi pernyataan.

"Itu saya tidak mau komentar," tutupnya.

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement