Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menkopolhukam Imbau Rakyat Papua Tenang

Frida Astuti , Jurnalis-Sabtu, 19 Desember 2009 |12:46 WIB
Menkopolhukam Imbau Rakyat Papua Tenang
Djoko Suyanto (Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto mengimbau masyarakat Papua agar tetap tenang dan tidak terpancing isu kerusuhan selepas tewasnya panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik.

"Kita semua mengimbau agar tidak ada kerusuhan lanjutan," ujar Djoko sebelum mengikuti acara PBNU di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu, (19/12/2009).

Menurutnya, hingga kini situasi di Papua terbilang aman di bawah pengawasan aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia. "Kita kelola (situasi) dengan baik secara persuasif," katanya.

Djoko menambahkan, tidak ada penambahan pasukan keamanan di Papua, "dan tidak ada penetapan daerah militer," tegas dia.

Soal aksi demo yang kemungkinan akan berlanjut, dia meminta aksi tersebut digelar damai. "Itu boleh saja, selama tidak menjurus ke kriminal dan tidak merusak," ujarnya.

Informasi terkini, aksi penembakan kembali terjadi di perbatasan Indonesia-Papua New Guinea, tepatnya di daerah Moso. Berdasarkan data  yang dihimpun okezone, peristiwa ini terjadi sekira pukul 13.00 WIT, Sabtu (19/12/2009). Akibatnya, salah seorang warga dikabarkan tewas. Hingga kini belum diketahui apakah aksi penembakan ini terkait tewasnya Kelly.
 
Kelly Kwalik sendiri tewas tertembak oleh satuan tugas pengamanan Amole, Rabu dini hari, sekira pukul 03.00 WIT. Kelly digerebek saat berada di sebuah rumah di kawasan Gorong-Gorong, Tembaga Pura, Mimika, Papua. (frd)

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement