Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nila Moeloek: Utusan MDGs Bukan Jabatan Hiburan

Farid Rusdi , Jurnalis-Senin, 21 Desember 2009 |15:21 WIB
Nila Moeloek: Utusan MDGs Bukan Jabatan Hiburan
Nila Djuwita F Moeloek. (Foto: www.mru-fkui.org)
A
A
A

JAKARTA - Nila Djuwita F Moeloek, mantan kandidat Menteri Kesehatan, menolak jika jabatan yang dijanjikan Presiden dan Wakil Presiden kepadanya sebagai utusan khusus MDGs merupakan jabatan untuk menghibur dirinya.

"Jangan dibilang menghibur. Saya tidak ada rasa apapun. Tawaran menjadi menteri itu suatu kehormatan," ujar Nila usai menemui Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (21/12/2009).

Menurutnya, tanpa diberi jabatan ini, dirinya telah memiliki pekerjaan lain. "Saya juga mengajar, membimbing di fakultas, saya ada di macam-macam organisasi. Tawaran ini saya kira menjadi berarti jika kita bisa melakukan hal yang nyata di masyarakat bawah," terangnya.

Dengan adanya tambahan pekerjaan ini, Nila mengaku akan semakin berat pekerjaannya nanti. Namun dia tidak kuasa untuk menolak.

"Kalau saya menolak rasanya tidak pantas. Mungkin ini kehendak Yang Maha Kuasa. Menurut saya jalan hidup saya adalah ini," ujarnya.

Sebagaimana pernah diberitakan, usai tidak terpilih sebagai Menteri Kesehatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono meminta Nila untuk menjadi utusan khusus MDGs khusus wilayah Indonesia.

Posisi Menteri Kesehatan sendiri, secara kontroversi kini ditempati oleh Endang Rahayu Sedyaningsih. Penempatan Endang sebagai Menkes, sangat mengejutkan berbagai pihak. Pasalnya namanya masuk ke jajaran kabinet, di detik-detik terakhir pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.(hri)

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement