getting time...

Depkominfo Disarankan Minta Pendapat MA

Selasa, 22 Desember 2009 02:08 wib

 
JAKARTA - Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) disarankan untuk meminta pendapat hukum Mahkamah Agung dalam menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tata Cara Penyadapan.
 
Pendapat hukum MA penting agar RPP tidak bersinggungan dengan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan penyadapan.
 
"Sebagai lembaga hukum tinggi, pendapat MA patut diminta," ujar anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
 
Dia mengatakan pendapat MA sangat penting karena bukan tidak mungkin KPK dan Depkominfo akan terus berbeda pendapat soal mekanisme penyadapan.
 
"Karena keduanya memiliki landasan hukum masing-masing," ujar anggota Fraksi PDIP itu.
 
Gayus mengatakan, dirinya bukan termasuk orang yang kontra dengan sikap pemerintah yang menyusun RPP penyadapan.
 
"Jangan juga menyalahkan Menkominfo Tifatul karena dia memang memiliki kewenangan membuat RPP," katanya.
 
Namun, dia mengharapkan RPP tidak mengatur tentang penyadapan oleh KPK, "KPK merupakan lembaga independen," ujarnya.
 
Saat ini Depkominfo sedang menggodok RPP Tata Cara Penyadapan. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah lembaga penegak hukum melakukan pelanggaran hak asasi manusia dalam melakukan penyadapan.
 

(Adam Prawira/Koran SI/lam)

  • bambang pramono » 0 Tanggapan
    kisah ini bermula dari sebuah rumah kontrakan lima tahunan.. setahun yang lalu penghuni rumah ini membuat barang yang belum sempat dilempar ke pasaran karena belum didaftarkan ke lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal sampai ybs pindah kontrakan.. tiba-tiba masuk penghuni baru dan melihat barang tadi tergeletak di tempat sampah rumah tersebut.. entah kenapa sama sang penghuni baru tersebut barang ini bukannya dibuang malah dipungut lalu dijual.. karena barang tersebut dipungut dari tempat sampah ya nggak laku.. bau busuk.. blatungan.. kata orang-orang yang sempat ditawari.. tapi tiba-tiba diujung jalan sana ada segerombolan orang yang berteriak.. beliii.. beliii.. beliii.. lho itu kan orang-orang yang kemarin suaranya muncul di acara dengar bersama di rumah Pak Mahfud. Astaghfirullah!!!!???
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.