getting time...

Pelaku Penembakan di Perbatasan RI-PNG 6 Orang

Ajat M Fajar - Okezone
Selasa, 22 Desember 2009 16:05 wib

JAKARTA - Dua warga Papua menjadi korban penembakan di perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG) pada Sabtu, 19 Desember lalu. Sayangnya hingga kini pelaku penembakan belum tertangkap.
 
Aparat masih terus melakukan perburuan dengan berbekal informasi ciri-ciri fisik enam orang yang diduga sebagai pelaku penembakan serta arah pelarian para buronan.

 "Kita belum ada perkembangan. Siapa pelakunya dan dari kelompok mana, tapi jumlahnya itu enam orang dan kita masih melacaknya," ujar Wakadiv Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2009).

Mukhsin Abadi (37), warga Kompleks Perumahan Pemda, Kota Raja, Jayapura dan Fadly dihujani peluru oleh kelompok tak dikenal saat berkendara dengan mobil Innova bernomor polisi DS 1640 JL di kawasan Moso, Papua, sekira pukul 12.45 WIT. Lokasi penembakan hanya berjarak 200 meter dari pos polisi setempat.

Fadly, sopir mobil, terkena tembakan di bagian kaki. Sementara Mukhsin yang duduk di jok tengah mengalami luka tembak di bagian perut dan tembus di bagian pinggang sebelah kanan. Selain itu, Mukhsin juga tertembus peluru di bagian leher.

Kedua korban lantas dievakuasi anggota polisi yang bertugas di Pos Perbatasan. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Koya Barat, namun Muksin tewas dalam perjalanan.

Setelah penembakan, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan, penembakan tidak terkait dengan kasus kematian Pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik. Peristiwa ini adalah kriminal murni.(ful)

(mbs)

  • Iksan » 0 Tanggapan
    sejak kemarin data TNI sangat berbeda dgn data POLRI, menurut sy tidak perlu ciptakan kesan yg saling tuduh menuduh, solusinya cari pelakunya sj walaupun pelaku itu dari TNI atau POLRI toh orangnya aja yg dihukum bukan Instansinya kok yg dihukum. Thx.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.