JAKARTA - Penghuni rumah di kompleks TNI AD di RT04/RW02 Cipinang Cempedak, Jatinegara yang rumahnya dikosongkan oleh prajurit TNI kemarin, hari ini akan mengajukan gugatan.
Mereka menilai pengosongan secara paksa ini merupakan tindakan yang patut dibawa ke ranah hukum.
Adapun penggugat atas nama tiga pemilik rumah yaitu Iin Suharso, pemilik rumah nomor H152, Wati Tagalung pemilik rumah H170n dan Mili P Sudewo pemilik rumah A166. Ketiganya mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melalui kuasa hukum mereka, BGD. Syafri.
“Kita akan gugat mengenai surat pengosongan rumah. Meski masalah kepemilikan rumah ini masih dalam proses hukum, tetapi mengapa sudah minta dikosongkan,” kata Iin di lokasi, Rabu (23/12/2009).
Menurut dia, tanah yang telah mereka tempati sejak 1963 bukan milik TNI AD Kodam Jaya melainkan tanah peninggalan zaman Belanda, yang ditinggal pemiliknya.
“Kemudian dibangun sendiri pada tahun 1963 (ehendom),” tandas dia.
Saat ini, Iin dan korban pengosongan rumah lainnya sedang mengemasi barang-barang mereka yang dikeluarkan oleh prajurit TNI dan diletakkan di tengah kompleks.
Seperti dituturkan Iin, rencananya untuk sementara waktu dia dan keluarga akan tinggal di rumah kerabatnya di Pondok Gede.
Pantauan okezone di lokasi, ketiga rumah yang dikosongkan itu telah dipasangi police line serta sebuah papan bertuliskan “Ini Tanah dan Bangunan Milik TNI AD Kodam Jaya” terpancang di sana.
Seperti diberitakan sebelumnya, kemarin siang sekira 110 prajurit TNI AD melakukan pengosongan tiga rumah di kompleks rumah yang berada di RT04/RW02 Cipinang Cempedak, Jatinegara. Eksekusi ini merupakan kelanjutan dari konflik lahan antara TNI dengan warga setempat.
Warga yang melawan upaya pengosongan sempat membakar ban bekas dan menutup portal kompleks. Namun, prajurit TNI AD yang dilengkapi bertameng dan peralatan anti huru hara lalu mendobrak portal dan sempat terjadi dorong- dorongan dengan barikade warga. Wargapun kalah dan memilih mundur.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.