getting time...

PBNU Haramkan Infotainment

Miing: PWI Harus Bertanggung Jawab

Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone
Minggu, 27 Desember 2009 08:08 wib

JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dianggap bertanggungjawab atas keberadaan infotainment. PWI dinilai telah melakukan pembiaran terhadap infotainment sehingga infotainment dianggap bermasalah.

"Ini bentuk kegagalan PWI yang memasukkan infotainment sebagai wartawan. Saya melihat ada penurunan moralitas di sini. Kebanyakan wartawan infoianment juga tidak memiliki latar belakang jurnalistik, makanya mereka kurang memahami kode etik peliputan," ujar komedian Dedi Gumilar saat berbincang dengan okezone, Minggu (27/12/2009).

Miing, begitu dia akrab disapa, setuju dengan fatwa haram Infotainment yang dikeluarkan PBNU. "Kita hormati saja keputusan itu, yang saya tidak suka, mereka suka melabrak kode etik dan kurang manusiawi. Saya sering jadi korban infotainment," imbuhnya.

Harusnya, infotainment juga menonjolkan prestasi para selebritis daripada membesar-besarkan masalah pribadi artis. "Infotainment secara tidak langsung sudah mendidik masyarakat untuk suka bergosip dan ini celaka," terang pria yang juga menjadi anggota DPR ini.

Miing tidak khawatir kalau keberadaan infotainment ditiadakan. "Saya besar bukan dibesarkan dari infotainment, mereka belum ada waktu itu," tandasnya.(bul)
(hri)

  • hasan susanto » 0 Tanggapan
    Betul Bro gak sesuai etika suka cari2 kesalahan orang parahnya lagi masalah perselinkuhan yang di tonjolkan...pokoknya parah sy setuju hintikan tayang gosib,sukak ngerasane orang menimbulkan vitnah sy setuju fatwa NU
    Beri Tanggapan Laporkan
  • boyang » 0 Tanggapan
    Benar kang Miing,,, malah terkadang berita infotainment tidak benar dan malah menimbulkan fitnah... parah kan? malah jadi haram itu...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • udinMas » 0 Tanggapan
    cocok bang miing...edit gosip2 yg mengandung ghibah ,membicarakan aib orang sama dgn makan bangkai saudaramu sendiri ...ingat wartawan info''tai''men anda harus berpikir ttg profesi yg halal untk menghidupi klrga ....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • udinMas » 0 Tanggapan
    cocok bang miing...edit gosip2 yg mengandung ghibah ,membicarakan aib orang sama dgn makan bangkai saudaramu sendiri ...ingat wartawan info''tai''men anda harus berpikir ttg profesi yg halal untk menghidupi klrga ....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.