Buku Gurita Cikeas Mulai Dibajak

Selasa, 29 Desember 2009 11:44 wib

YOGYAKARTA - Buku Membongkar Gurita Cikeas karya George Junus Aditjondro belakangan ini justru menghilang di peredaran. Belum lagi masyarakat bisa membaca buku ini, sudah muncul buku serupa namun ada beberapa isinya yang berbeda atau bajakan.
 
“Ini yang saya prihatinkan karena sangat berbahaya mengingat isinya jauh bertolak belakang. Ini beredar di sekitar Tugu Tani Jakarta sebagaimana informasi yang diterima,” kata Direktur Galang Press, Julius Felicianus, Selasa (29/12/2009).
 
Julius mengaku, tidak tahu siapa pihak yang melakukan pembajakan buku tersebut. Untuk itu, ia berharap masyarakat lebih berhati-hati dan selektif ketika mencari buku ini agar memperoleh informasi yang benar.
“Yang harusnya ditarik dari peredaran ini adalah buku palsu atau bajakan, bukan yang asli,” katanya.
 
Meski ditengarai sudah ada yang mencoba membajak buku tersebut, Julius menyatakan pihaknya siap mencetak kembali buku ini karena animo masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pihak yang telah memesan seperti dari partai politik hingga perguruan tinggi.
 
“Dengan banyaknya pemesanan, nanti kita siapkan untuk cetak lagi,” katanya.
 
Sementara itu, pantauan di toko buku Gramedia Jalan Jendral Sudirman sejak 25 Desember lalu buku Membongkar Gurita Cikeas sudah habis. Andi dari bagian informasi toko Buku Gramedia mengatakan, belum ada kejelasan kapan buku ini akan dikirim lagi karena sebelumnya telah ditarik dari pihak distributor.
 
“Sejak pagi kemarin sudah habis. Bukunya ditarik distributor dan belum tahu kapan akan dikirim lagi,” pungkas Andi.

(Satria Nugraha/Trijaya/teb)

  • ida farida » 0 Tanggapan
    duh jangan lagi rakyat dijadikan bingung.segera sita buku palsunya. yang asli saja bikin bingung ditambah ada yang palsu.besok apalagi yang dibajak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • simon » 0 Tanggapan
    Cara paling efektif untuk menghilangkan atau paling tidak mengurangi pengaruh buku yang di tulis George Junus Aditjondro adalah dengan mensabotase isi. jadi heran bila buku tersebut di bajak setelah yang asli di hilangkan dari peredaran. Namun, kebenaran bak air, akan mengalir terus hingga menemukan sasaran terakhir.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • momo » 0 Tanggapan
    jangan-jangan pengalihan kasus century ne.... tapi bisnis emang asyik...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.