Menkum HAM: Buku 'Gurita Cikeas' Provokatif

Rabu, 30 Desember 2009 10:36 wib | Ferdinan - Okezone

Menkum dan HAM Patrialis Akbar (foto: Koran SI) Menkum dan HAM Patrialis Akbar (foto: Koran SI) JAKARTA - Pro kontra soal buku Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century karya George Junus Aditjondro terus bergulir. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menilai, data-data dalam buku tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Judulnya saja sudah provokatif. Kita sudah ada catatan penting (tentang buku itu). Pertama, secara metodologi ilmiah buku itu tidak dapat dipertanggungjawabkan isiyna karena sepenggal-sepenggal dan dikutip dari media online,” kata Patrialis di kantornya, Rabu (30/12/2009).

Kedua, lanjut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, George tidak cek dan ricek dengan data-data yang sudah diperoleh. “Jadi lebih banyak prasangka,” tegasnya.

Penulis buku 'Membongkar Gurita Cikeas', kata dia, juga terlalu mudah mengambil kesimpulan. “Sekarang ada 20 buku yang sifatnya provokatif dan memecah belah bangsa, bukunya sudah ada di tangan kami,” imbuhnya.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam mengonsumsi dan menyerap informasi yang ada dalam buku yang beredar luas di masyarakat.

“Karena sekarang ada yang berusaha mendeskreditkan pemerintahan. Yang terpenting kebebasan itu dibatasi agar tidak melanggar hak orang lain, kebebasan dibatasi UU serta etika moral,” pungkasnya. (ded)
(ahm)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »