Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diserang Chikungunya, Puluhan Warga Lumpuh

Asep Supiandi , Jurnalis-Jum'at, 01 Januari 2010 |23:04 WIB
Diserang Chikungunya, Puluhan Warga Lumpuh
A
A
A

PURWAKARTA - Diduga diserang chikungunya, puluhan warga di Kampung Baru RT 03, 47/01 Kelurahan Nagri Tengah Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, menderita demam tinggi serta kelumpuhan. Sehingga selama sepekan terakhir mereka hanya bisa terbaring di tempat tidur.  
Penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti itu dikenal menyerang secara massal. Tak heran data terakhir menunjukan jumlah pasien sekitar 35 orang. Padahal, awalnya hanya diderita empat orang saja.
 
Dari semua penderita, terparah dialami Siti Saadah (50). Ibu setengah baya ini sudah seminggu belum juga kunjung sembuh. Meskipun kondisinya sedikit membaik, namun belum bisa beranjak dari tempat tidur.
 
Sedangkan anggota keluarga lainnya, yakni suaminya, Dayat (58), serta tiga anaknya masing-masing Marendra (21), Dini (19), serta Akbar (11), sudah lebih dulu pulih.
 
Siti mengaku mengalami sakit yang amat sangat di setiap persendian. Sekadar untuk bangun dari tempat tidur saja susahnya bukan main. Rupanya tidak cukup sampai di situ, badannya acapkali mengalami demam tinggi dengan disertai pusing-pusing.
 
“Setelah demam muncul bintik-bintik kecil berwarna merah di sekujur tubuh. Rasanya pun sangat gatal dan kalau digaruk terasa perih. Tadinya kami sekeluarga menyangka demam berdarah. Soalnya gejala awal sangatlah mirip,” kata Siti.
 
Di tempat sama, Dayat mengungkapkan beberapa hari terakhir Ketua RW setempat sudah mendata jumlah pasien yang terdata 26 orang. Akan tetapi, jumlahnya terus bertambah dan kini diperkirakan sudah mencapai 35 orang. Penyebabnya, kata dia, kemungkinan kotornya lingkungan, termasuk adanya tempat pembuangan sampah yang tidak jauh dari pemukiman warga.
 
Menurutnya, penanggulangan atas mewabahnya chikugunya, beberapa petugas kesehatan dari Puskesmas terdekat sudah melakukan pengobatan. Selain itu, ada pula beberapa warga dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Putri.
 
Sementara itu, Kasi Penanggulangan Penyakit (P2) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta Agung Darwis membenarkan adanya penyakit chikungunya yang menyerang warga Kampung Baru. Akan tetapi, instansinya hingga saat ini belum menerima data akurat tentang jumlah penderita.
 
“Kita masih menunggu laporan dari lapangan. Sebenarnya, sangatlah memungkinkan jika perkampungan itu terjangkit chikungunya, mengingat daerahnya merupakan endemis demam berdarah,” ungkap Agung.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement