o1 o2

Nasional


Gila Kerja, Marwoto Sering Mengeluh Sakit

Senin, 4 Januari 2010 - 08:35 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Insaf Albert Tarigan - Okezone

 
JAKARTA - Kepergian Wakil Ketua DPR Marwoto Mitrohardjono untuk selama-lamanya sungguh mengagetkan keluarganya. Di mata anak-anaknya, Marwoto dikenal sebagai pekerja keras, bahkan gila kerja.
 
Namun di tengah kesibukannya sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Marwoto selalu punya waktu khusus untuk keluarga.
 
“Bapak kalau sudah kerja bisa lupa segalanya, lupa makan, kita anak-anaknya sudah tahu. Kalau sudah kerja, ya begitu,” ujar Rahardi Ari, putra bungsu Marwoto di rumah duka,Tebet, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2010).
 
Karena itu, ayah tiga Putra dan satu putri itu diketahui sejak lama mempunyai masalah dengan lambung, termasuk penyakit maag. Ari menuturkan, seminggu sebelum wafat, ayahnya sempat mengeluh sakit maag. Keluarga kemudian membawanya ke Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan.
 
“Tapi meninggalnya kemarin sekitar jam tiga sore karena serangan jantung,” kisahnya.
 
Di mata Ari, ayahnya adalah sosok teladan, pemersatu yang gemar berkumpul dengan keluarga. Marwoto sangat menanamkan nilai-nilai luhur dan keharmonisan kepada anak-anaknya. Karena itu, di sela-sela kesibukannya, dia selalu menyempatkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga, terutama cucu-cucunya.
 
“Aku suka diajak nonton dan jalan-jalan sama eyang,” kata Rafi (9), cucu pertama Marwoto.
 
Dalam urusan pilihan profesi, Marwoto membebaskan anak-anaknya untuk memilih, apakah akan mengikuti jejaknya sebagai politisi atau bekerja sebagai profesional.
 
Putra tertua Marwoto, Yusuf Wibisono misalnya, sudah mulai merintis karier politik di PAN. “Bapak ngasih kebebasan dan selalu memacu kita anak-anaknya untuk sukses,” kata Ari.
 
(lam)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 14 Maret 2010 04:00 wib

    Eks Anggota Polres Depok Terlibat Terorisme

    Menolak Tribrata, Sofyan Pernah Ditampar Pimpinannya

  • Sabtu, 13 Maret 2010 20:04 wib

    Pansus Teroris Belum Perlu Dibentuk

  • Sabtu, 13 Maret 2010 19:08 wib

    Kemenkes Perketat Seleksi Praktik Dokter Asing

  • Sabtu, 13 Maret 2010 15:49 wib

    Polri Pernah Penjarakan 452 Teroris

  • Sabtu, 13 Maret 2010 15:15 wib

    DPR Tak Perlu Kritik Kelakuan Legislator Aussie

  • o3 o4