getting time...

Gus Dur Jadi Pahlawan, Golkar Dukung Full

Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone
Senin, 4 Januari 2010 13:44 wib
Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Foto: daylife.com)
Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Foto: daylife.com)

JAKARTA - Dukungan pemberian gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terus mengalir. Partai Golkar pun mendukung penuh hal ini.

"Sepenuhnya mendukung proses Gus Dur menjadi pahlawan nasional," ujar Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar, Priyo Budi Santoso usai upacara penyemayaman jenazah Marwoto di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/1/2010).

Secara bersamaan, Partai Golkar akan kembali mengusulkan gelar pahlawan nasional untuk Soeharto. " Kami sudah secara resmi usulkan, ini mometum yang tepat. Mereka (Gus Dur dan Soeharto) sama-sama pantas dapat anugerah itu," paparnya.

Tidak hanya Gus Dur dan Soeharto, ke depannya, para mantan Presiden juga layak dihargai jadi pahlawan nasional. "Semua pemimpin tidak ada yang sempurna, beliau berdua punya jasa yang besar dan itu fakta. Dengan segala kurang dan kelebihannya mereka pantas mendapatkan itu," kata dia.
(hri)

  • remaja » 0 Tanggapan
    Halah...golkar ndukung Gus Dur jadi pahlawan karena punya tujuan mau nge-gol-kan "Penjahat Orba" dapat gelar yang sama...huuuuuu.... dasar politikus .
    Beri Tanggapan Laporkan
  • remaja » 0 Tanggapan
    Halah...golkar ndukung Gus Dur jadi pahlawan karena punya tujuan mau nge-gol-kan "Penjahat Orba" dapat gelar yang sama...huuuuuu.... dasar politikus .
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dedi wajidi » 0 Tanggapan
    aq ga setuju gusdur jadi pahlawan nasional yang pantas jadi ulama besar indonesia aq setuju, sebab berkiprah di Negara itu apa sih , beliau tetep saja ulama bukan lainya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Satri mBeling » 0 Tanggapan
    Aku jan heran tenan...banyak partai yang ndukung usulan Gus-ku jadi pahlawan, baru tahu ya kalau Gus-ku itu dicintai rakyat lalu berusaha cari simpati dengan ikut setuju penganugrahan gelar pahlawan itu, supaya nanti dapat simpati dari santri-santri macam aku ini... ya tho...? jujur aja deh...! Tapy spuntene sing katah.. Gua gak simpati!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.