JAKARTA - Kepala Pusat Komunikasi Departemen Perhubungan (Dephub) Bambang S Ervan memastikan pertemuan antara PT Garuda dengan PT Freeport akan dilangsungkan besok pagi, Kamis (7/1/2010).
Pertemuan ini dilakukan untuk mengumpulkan keterangan dari kedua belah pihak terkait insiden ketiadaan bahan bakar avtur untuk pesawat Garuda di bandara Timika Papua.
"Rencananya besok dilakukan pertemuan antara pihak Garuda dengan pengelola bandara Moses Kilangin di Timika," kata Bambang kepada wartawan di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/1/2010).
Pertemuan yang difasilitasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara ini akan dilakukan sekira pukul 10.00 WIB di Gedung Dephub. Nantinya, akan dibahas mengenai latar belakang terjadinya ketidaktersediaan avtur untuk pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 653. "Kita juga akan cek apakah bandara menjalin kerjasama dengan Pertamina untuk menyediakan avtur," tambahnya.
Peristiwa ini bermula ketika pesawat Garuda GA 653 sempat tidak diberi bahan bakar di Bandara Timika pada penerbangan Minggu 3 Januari lalu. Penyebabnya diduga karena Garuda tidak bersedia mengangkut seorang Vice President PT Freeport dan dua stafnya dari Jayapura ke Timika.
Atas kejadian ini, Dephub belum bisa menentukan sanksi terhadap pihak bandara. "Yang paling penting adalah bagaimana mengatasi persoalan di lapangan," ujarnya. (frd)
(hri)