o1 o2

Nusantara


Berobat Tumor di RSHS Bandung, Heri Malah Lumpuh

Kamis, 7 Januari 2010 - 11:46 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Gin Gin Tigin Ginulur - Okezone
Heri, penderita tumor yang lumpuh setelah berobat di RSHS (Gin Gin Tigin Ginulur)

BANDUNG - Heri Hermanto (21) tampak terbaring lemas di atas kasur. Hampir seluruh kepalanya ditutupi perban. Tumor ganas yang menggerogoti kening kanannya sudah nyaris menutupi mata. Berselimutkan sarung, sesekali Heri mengerang memanggil ibunya. Nada suaranya tak jelas, seperti orang cadel.
 
 
Sejak lima bulan lalu, putra ketiga pasangan Nana Supriatna (47) dan Ain Sukaesih (44) ini tak bisa beraktivitas normal. Usai menjalani perawatan sinar ultraviolet sebanyak sembilan kali di RS Hasan Sadikin, Heri ambruk. Berat badannya merosot dan separuh tubuhnya lumpuh. Padahal awalnya, proses sinar tersebut dilakukan sebagai upaya mematikan tumor di kening kanan Heri yang terus membesar.
 
“Antara bulan Juni-Juli anak saya disinar. Itu atas petunjuk bagian onkologi RSHS yang menangani tumor anak saya. Waktu pertama kali disinar, dia baik-baik saja. Bahkan perginya juga pakai motor ke RSHS,” kata Nana, ayah Heri, kepada wartawan di rumah kontrakan menantunya, Jalan Majalaya 9 Nomor 18 Bandung, Kamis (7/1/2010).
 
Menurut Nana, kondisi Heri mulai menurun saat ia menjalani proses sinar ultraviolet yang ke-6. Waktu itu, kata Nana, Heri mulai mengeluhkan kondisi kakinya yang sering kesemutan. Selain itu, Heri juga mengaku sering pingsan usai disinar.
 
“Kalau disinar itu setiap hari. Nah, saat disinar yang ke-6, Heri sudah mengeluh. Kondisi badannya melemah. Kakinya juga sering kesemutan. Saya kemudian sempat tanya dokter bagian sinar, katanya teruskan saja,” kata Nana.
 
Lantaran dokter di bagian sinar menyarankan Heri kembali menjalani proses tersebut, Heri pun kembali disinar sampai 9 kali dari rencana 21 kali proses sinar ultraviolet. Pada proses penyinaran yang ke-9 itulah, tubuh Heri mulai dari dada sampai kaki sudah mati rasa dan tak bisa digerakkan.
 
Saya tanyakan lagi sama dokter di bagian sinar, jawabannya nanti akan dikonsultasikan dengan bagian onkologi yang menyarankan Heri disinar. “Sampai sekarang, tidak ada penjelasan dari dokter di bagian onkologi mengenai kondisi anak saya,” kata Nana.
 
Keluarga Nana sendiri tinggal di Kampung Peundeuy RT 1/5 Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung. Selama berobat ke RS Hasan Sadikin, Nana menggunakan fasilitas kartu keluarga miskin daerah (gakinda).
(teb)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 21 Maret 2010 01:00 wib

    Warga Berhasil Tangkap Ular Pembunuh Bocah

  • Minggu, 21 Maret 2010 00:01 wib

    Dinas Pendidikan Depok Jamin Soal UN Tak Bocor

  • Sabtu, 20 Maret 2010 20:37 wib

    LBH Padang Kecam Pelecehan Terhadap Anak di LP

  • Sabtu, 20 Maret 2010 19:12 wib

    23.421 Siswa SMA Kota Medan Ikuti UN

  • Sabtu, 20 Maret 2010 19:05 wib

    Rumah Polisi Ludes, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

  • o3 o4