BANDUNG – Hujan yang mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya sejak seminggu terakhir membuat Kampung Cieunteung Desa Baleendah, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung kembali terendam banjir. Sudah seminggu pula, kampung tersebut terisolasi karena akses keluar masuk betul-betul tertutup banjir.
Warga sekitar terpaksa menggunakan jasa perahu untuk keluar dari kampung atau sekadar menengok rumah-rumah mereka yang masih terendam air. Ketinggian air di wilayah yang berdekatan dengan Sungai Citarum tersebut beragam, mulai dari setengah meter hingga 2 meter.
“Wah, sudah seminggu kampung ini terendam banjir. Semalam malah banjir sampai ke jalan raya karena hujan turun begitu deras. Warga sudah kembali mengungsi di Gedung DPC PDIP Kabupaten Bandung,” kata Wawan (46), salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir kepada okezone, Sabtu (9/1/2010).
Menurut Wawan, dibandingkan banjir pada bulan November lalu, banjir yang melanda Kampung Cieunteung kali ini lebih parah. Hal ini, kata dia, disebabkan tingginya curah hujan yang turun.
“Kalau dibandingkan banjir November lalu, sekarang lebih besar lagi. Enam pompa sudah dikerahkan, tapi kalau curah hujannya tinggi mau bagaimana lagi, tetap saja kampung ini terendam,” kata Wawan.
Pantauan okezone di lokasi banjir, air meluap hingga hampir menutupi jalan utama. Beberapa perahu tambah bolak-balik keluar masuk kampung untuk mengantar warga baik yang hendak keluar kampung maupun masuk kampung.
Langit di atas Kampung Cieunteung sendiri tampak masih mendung. Warga sekitar memperkirakan hujan akan kembali turun pada sore hari.
“Biasanya hujan turun sore hari. Ya kalau sudah begini, kami hanya bisa pasrah,” kata Wawan.
(fit)