Kasus Mutilasi Cakung Dilimpahkan ke Polda Metro

|

Mutilasi Pulogadung, Foto: Tedi S/Global

Kasus Mutilasi Cakung Dilimpahkan ke Polda Metro

JAKARTA - Penanganan kasus pembunuhan disertai mutilasi dengan korban Ardiansyah (9) di sekitar Banjir Kanal Timur (BKT) Cakung, pada Kamis, 7 Januari lalu, kini langsung ditangani jajaran Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, kasus ditangani jajaran Polsek Cakung dan kemudian dilimpahkan ke Polres Jakarta Timur. “Kasus mutilasi sudah dilimpahkan ke Polda,” ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Hasanudin kepada okezone di Jakarta, Senin (11/1/2010).

Polisi telah membekuk Bayquni alias Babeh selaku tersangka pembunuhan disertai mutilasi. Babeh juga disangka telah menyodomi Ardiansyah setelah dibunuh dengan cara dicekik. Setelah melampiaskan hasrat seksualnya, pelaku lantas memotong-motong tubuh Ardiansyah di sebuah rumah di Gang Masjid Haji Murdalim RT 06/ 02 Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur.

Empat potongan tubuh Ardiansyah ditemukan di pinggiran Banjir Kanal Timur (BKT), Jalan Raya Bekasi Km 27, Jakarta Timur, pada Jumat kemarin. Sementara kepala korban ditemukan di Jembatan Warung Jengkol, Kelurahan Rawa Teratai, Jalan Raya Bekasi, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu, 9 Januari.

Pelaku yang berprofesi sebagai pedagang asongan itu dikenal sebagai bos para anak jalanan dan menjadikan rumahnya sebagai tempat tinggal mereka. Dengan terungkapnya kasus ini, sejumlah anak jalanan yang direkrut Babeh, dikembalikan polisi ke orang tua masing-masing dan Dinas Sosial Bambu Apus Jakarta Timur.

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Setelah Anaknya Dikubur, Ibu Ini Alami Perampokan