TANGERANG - KHF (14), siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren DN yang terletak di Desa Suka Mulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, kini harus menanggung malu lantaran hamil akibat perbuatan bejat yang dilakukan oleh KH, gurunya sendiri.
Kejadian tersebut terbongkar setelah sang ibu, Khadijah, curiga dengan perubahan yang ada di tubuh anaknya. Dia melihat perut sang anak membesar seperti orang hamil.
Saat ditanya KHF tetap tidak menjawab. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku jika hal itu dilakukan oleh guru mengajinya berinisial KH.
“Korban mengaku jika perbuatan itu dilakukan oleh gurunya di ruangan dapur dan rumahnya,” kata Saepudin, paman korban kepada okezone, Kamis (14/1/2010).
Dia menjelaskan, korban awalnya menolak ajakan KH. Namun setelah diiming-imingi dapat lebih pintar dari murid lainnya, KHF akhirnya merelakan kesuciannya kepada sang guru.
“Korban saat itu menolak, namun setelah beberapa hari ternyata tidak berdaya. Dan pelaku berhasil merengut kesuciannya,” tuturnya.
Mengetahui korban hamil, keluarga mendatangi rumah pelaku untuk meminta penjelasan dan meminta pertanggungjawaban. Namun ternyata pelaku mengelak dan menuduh korban hamil karena bersetubuh dengan pacarnya yang sering telepon-teleponan di sekolah. Akhirnya keluarga melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.
Sementara itu, keluarga pelaku membantah jika menghamili KHF. Salah satu anaknya, Sofa mengaku, tidak yakin jika ayahnya melakukan perbuatan bejat tersebut. Terlebih ayahnya dianggap sebagai orang terpandang.
(kem)