getting time...

Dikepung Banjir, 5 Harimau Masuk Kampung

Banda Haruddin Tanjung - Okezone
Jum'at, 15 Januari 2010 06:02 wib

PEKANBARU - Sebanyak lima ekor harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae) terpaksa turun gunung ke Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhu), Riau. Berkeliarannya hewan buas ini salah satunya disebabkan kawasan habitat tinggalnya terkepung banjir.

Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Edi Susanto menjelaskan, lima harimau tersebut merupakan satu keluarga. Si raja hutan ini berkeliaran dan telah memakan ternak penduduk.

“Anjing milik warga juga diterkamnya. Harimau ini berkeliaran karena kawasan tempatnya hidup di kelilingi banjir,” kata Edi dalam perbincangan dengan okezone, Kamis (14/1/2010).

Selain masalah habitat yang kena banjir, si belang kawanan harimau tersebut masuk kampung lantaran hutan di sekitar kawasan konservasi rusak. Penyebabnya aktivitas masyarakat dan perusahaan yang membuka lahan.

“Harimau juga sering tampak di jalanan bahkan kemarin terlihat di sebuah SPBU. Namun sejauh ini belum ada laporan penyerangan terhadap manusia,” tutur Edi.

Biasanya, lanjut dia, harimau yang terdiri dari tiga ekor dewasa dan dua anaknya hanya mencari makanan seperti babi hutan yang juga keluar hutan akibat banjir. ” Kami tidak bisa melakukan pengusiran karena daerah tersebut memang wilayah jelajah harimau,” tukasnya.

Untuk mencari solusi agar tidak terjadi konflik antara manusia dan harimau, BKSDA Wilayah I berkoordinasi dengan pihak BBKSDA Riau. ”Kami berharap tidak ada yang membunun harimau tersebut sebab dapat dijerat hukum,” tandas Edi.
(ram)