getting time...

KPU Berencana Hilangkan Debat Calon Pilkada

Sabtu, 16 Januari 2010 05:20 wib
Logo KPU
Logo KPU

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berupaya untuk menekan anggaran pilkada dengan menghilangkan debat calon dan sosialisasi dalam pemilihan kepala darah (Pilkada).
 
Anggota KPU Syamsul Bahri mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan anggaran pilkada oleh KPUD adalah dengan menghapus anggaran debat calon dan agenda sosialisasi lainnya. Meski demikian, lanjut dia, KPUD bisa melepas program debat calon dan sosialisasi tersebut kepada pihak lain.
 
"Anggaran KPUD untuk pilkada memang masih banyak yang bermasalah. Karena itu, untuk menekan anggaran KPUD bisa saja menghilangkan debat calon dan acara sosialisasi lainnya," tandas Syamsul, Jumat (15/1/2010).
 
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain mengatakan, penghapusan tersebut akan menyulitkan rakyat dalam menentukan pilihannya. Padahal, rakyat perlu mengetahui secara cermat visi dan misi calon yang maju pilkada.
 
"Saya melihat ini sebuah keputusan yang sangat berisiko. Acara debat calon dan sejenisnya sangat penting agar rakyat tidak membeli kucing dalam karung. Apalagi pemilih Indonesia sekarang sudah sangat kritis dan perlu mengetahui visi dan misi calon yang sesuai," tandas dia.
 
Abdul Malik menambahkan, aturan tentang kampanye pilkada juga sudah menjelaskan masalah debat calon tersebut. Bahkan lebih tegas lagi diterangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6/2005, yang berbunyi; kampanye pilkada mengharuskan debat publik/debat terbuka antar calon (pasal 56).
 
Debat calon dilaksanakan KPUD dengan materi penyampaian visi, misi, dan program dari setiap calon. Debat tidak dilaksanakan pada hari yang bersamaan dengan peserta kampanye pasangan calon lain.
 

(muh sahlan/Koran SI/lam)

  • cimol » 0 Tanggapan
    yasudah... ilangin aja debat calon pilkada. duitnya balikin lagi ke kas negara. jangan sampe dicomot KPU. ada debat/ngga ada debat, calon pserta pilkada emang pada tolol2 kok. otaknya mikirin duit colongan mulu. jadi buat apa debat2an?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahyu » 0 Tanggapan
    sebetulnya yg jd masalah bukan anggaran tp para calon kepala daerah yg takut karena kurangnya pengetahuan mereka akan daerahnya sendiri apalagi pengetahuan umum NOL BESAR...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.