JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta akan memasang kamera pengintai atau closed-circuit television (CCTV) di setiap puskesmas. Hal ini dilakukan agar kasus penculikan bayi yang baru berusia 12 jam di Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat, tidak terulang lagi.
Selain puskesmas, beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD) juga akan dipasangi CCTV. Menurut Gubernur DKI Jakarta FauziBowo, kamera pengintai tersebut nantinya akan berfungsi membantu petugas di masing-masing puskesmas atau RSUD untuk memantau setiap aktivitas yang terjadi di dalam,terutama di ruang bersalin.
Selain memasang CCTV, lanjut Fauzi, pemprov juga akan memperketat prosedur tetap (protap).
“Misalnya waktu kunjung/besuk terhadap pasien di seluruh puskesmas atau RSUD di wilayah DKI akan diperketat. Sebab, faktor kurang ketatnya protap tersebut diduga turut membantu melancarkan aksi penculikan di Puskesmas Kembangan,” papar Fauzi kepada wartawan, kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emawati menyatakan, sedikitnya terdapat 62 puskesmas (kecamatan dan kelurahan) dan RSUD di wilayah DKI yang akan dipasangi CCTV.
Jumlah tersebut merupakan prioritas dari total 338 puskesmas dan RSUD di seluruh Ibu Kota. Masing-masing akan dipasang sedikitnya delapan monitor.
“Kami prioritaskan (terhadap Puskesmas dan RSUD) yang ada ruang bersalinnya. Karena itu akan kami pasang secepatnya, mudah-mudahan akhir Januari ini sudah selesai,” tandas Dien. Ia belum memastikan jumlah anggaran untuk pengadaan CCTV tersebut.
Namun, Dien memastikan bahwa untuk delapan monitor di setiap puskesmas, biaya pengadaan CCTV-nya tidak lebih dari Rp20 juta. “Kalau untuk rumah sakit daerah (RSUD), kita lihat luasnya dulu, bisa jadi lebih dari delapan monitor,” ujarnya.
Selain CCTV, untuk menghindari kasus serupa terulang lagi, Dinkes akan memperketat proses rekrutmen tenaga medis, khususnya bidan. Meliputi, di antaranya, uji kompetensi, sikap (attitude) dan tes psikologi.
“Tes psikologi itu akan menentukan seseorang ada kelainan atau tidak.Tes tersebut yang bisa menyaring dari seleksi kompetensi dan attitudeitu.Hal itu prioritas,”paparnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.