JAKARTA – Transjakarta yang genap berusia enam tahun pada 15 Januari hari ini, berencana akan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan. Perbaikan layanan di antaranya melalui sterilisasi jalur dengan pihak kepolisian, perbaikan infrastruktur oleh instansi-instansi terkait dengan penyediaan portal di jalur (separator) busway yang telah ada.
“Tahun 2010 ini akan ada tambahan empat SPBBG, juga pengoperasian Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) dan koridor 10 (Tanjung Priok–Cililitan),” ujar Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta Busway DA Rini, melalui rilis yang diterima okezone, Jumat (15/1/2010).
Guna memaksimalkan pengoperasian dua koridor tersebut, Transjakarta telah menambah armadanya sebanyak 139 unit, yang terdiri atas 114 unit bus single dan 25 unit articulated bus serta pengimplementasian layanan Transjakarta dalam bentuk SPM (Standar Pelayanan Minimal).
“Dengan dukungan dari masyarakat dan pihak-pihak terkait, diharapkan dapat menjadi modal transportasi yang dapat diandalkan,” imbuhnya.
Sementara itu, masih terdapat berbagai kendala dalam pengoperasian kendaraan umum berbahan bakar gas ini. Persoalan klasik yang masih belum diatasi secara maksimal ialah keterlambatan waktu kedatangan bus. Hal ini lebih disebabkan oleh kendaraan pribadi maupun kendaraan umum yang seringkali masuk ke jalur busway terutama pada jam-jam sibuk.
“Selain itu, keterbatasan lokasi pengisian BBG juga menyebabkan waktu menjadi lama dan menyebabkan operasional terganggu karena memakan waktu lama,” tandasnya.
Hingga saat ini Transjakarta Busway telah melayani delapan koridor dengan total lintasan 143,35 km dan jumlah armada sebanyak 426 unit. Adapun jumlah penumpang pada tahun 2009 lalu mengalami peningkatan dibanding tahun 2008 sebelumnya. Tahun 2009, tercatat penumpang Transjakarta berjumlah 83.205.397 orang, yang di tahun 2008 hanya 8.585.402 orang.
Menyambut ultahnya yang ke-6, Transjakarta akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain Tour Busway yang bekerja sama dengan komunitas Green Map, juga dalam waktu dekat Transjakarta akan mengeluarkan layanan sistem informasi kepada pengguna berupa situs web dan layanan pesan singkat. “Tujuannya sebagai media komunikasi antara pengelola dan pengguna,” pungkasnya.
(ram)