CIREBON - Dua rumah yang diduga sebagai markas aliran sesat Surga ADN dijaga ketat Petugas kepolisian resort (Polres) Cirebon. Menyusul, penggerebekan yang dilakukan petugas Polda Jabar Kamis lalu.
Berdasar pantauan, dua rumah milik pimpinan aliran surga ADN, Ahmad Tantowi, pada Jumat kemarin terlihat sepi. Gari polisi yang dipasang jajan Polda Jabar masih terbentang di depan pagar kedua rumah. Sementara dua petugas kepolisian dari Polsek Mundu melakukan penjagaan ditempat tersebut.
Sejumlah warga di tempat itu, sama sekali tidak menduga bahwa kediaman Ahmad Tantowi, dijadikan sebagai markas aliran yang dianggap sesat. Pasalnya, warga sekitar menilai prilaku keseharian Tantowi tidak ada yang mencurigakan.
Ironisnya, sebagian warga ditempat itu mengenal Ahmad Tantowi sebagai sosok yang dermawan. Mereka hanya mengetahu Tantowi hanyalah penggemar barang-barang antik yang kerap diperjual belikan.
“Kami tidak menduga, jika dia (Ahmad Tantowi) merupakan pimpinan aliran sesat. Kami tentu sangat kaget saat rumah itu digerebeg petugas dari Polda Jabar,” tutur Rudi Hartono yang juga Kepala Desa Pamengkan, Kecamtan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/1/2010).
Menurut Rudi, sebagian warga yang di desanya meminta agar petugas yang berwajib segera menindak tegas Ahmad Tantowi jika memang telah mengajarkan aliran sesat. Namun, jika hal tersebut tidak terbukti, Rudi berharap petugas agar mengusut pelapor yakni, Andi (mantan pengikut Ahmad Tantowi).
Terpisah Kapolres Cirebon, AKBP Supyan Syarif saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan terkiat proses hukum paska penggerebegan yang dilakukan jajaran Polda Jabar. Dia mengaku, hanya melakukan pengamanan di lokasi kejadian perkara.
“Masalah ini sepenuhnya telah ditangani Polda Jabar, jadi kami tidak mengetahui perkembangannya. Tugas kami disini hanya melakukan penjagaan di rumah Ahmad Tantowi, untuk pengusutan kasus ini sepenuhnya telah ditangani Polda Jabar,” papar Kapolres Singkat.
Sebelum penggerebekan yang dilakukan Polda Jabar terjadi, beberapa waktu lalu Ahmad Tantowi sempat memberikan keterangan terhadap sejumlah wartawan saat mendatangi kediamannya. Saat itu, dia membantah jika dirinya sebagai pimpinan aliran sesat.
“Saya sama sekali tidak pernah mengaku sebagai tuhan. Apalagi sebagai pimpinan aliran sesat. Adanya barang-barng ini, sebagai kecintaan saya terhadap seni,” tutur Tantowi sambil memperlihatkan barang-barang yang berbau mistis yang berada di rumahnya.
Selain barang-barang yang berbau mistis seperti keris dan benda antik lainnya, di beberapa bagian rumah Tantowi juga, terdapat beberapa gambar-gambar wanita tanpa busana dan benda-benda kuno lainnya. Selain itu, Tantowi juga memilik berbagai peliharaan binatang seperti ular, anjing dan burung.
Namun, belakangan Tantowi dilaporkan oleh seorang mantan pengikutnya, Andi yang menuduh Tantowi sebagai pimpinan aliran sesat yang mengaku tuhan. Bahkan, dia melaporkan jika aliran yang disebut surga ADN itu menghalalkan persetebuhan yang dilakukan pimpinannya terhadap para pengikutnya yang mayoritas perempuan. Prilaku tersebut, dianggap sebagai ritual baiat terhadap pengikutnya.
Atas laporan itulah, jajaran Polda Jabar melakukan penggerebakan di kedua rumah Tantowi. Petugas berhasil menciduk tujuh orang pengikut ajaran ini yang 4 di antaranya perempuan. Saat ditangkap, Tantowi sempat melakukan perlawan terhadap petugas hingga akhirnya berhasil diamankan ke Polda Jabar.
(Tantan Sulton Bukhawan/Koran SI/fit)