JAKARTA - Keluarga Putra Merdeka Kembali merasa sedikit trauma terhadap kejadian penculikan yang terjadi terhadap bayi mereka. Namun keluarga mengaku pasrah atas kejadian itu.
"Ya masih sedikit ada trauma. Tapi sudah mulai hilang," ungkap ayahanda Putra, Edy Sugyarto (42) saat dihubungi okezone, Sabtu (16/1/2010).
Menurut Edy, kondisi istrinya sudah berangsur-angsur membaik. Sebelumnya, Murtani sempat mengalami stress berat akibat bayinya diculik.
"Waktu itu syok berat, tapi sekarang sudah tidak," kata Edy.
Selain itu, Edy Sugyarto dan Murtanti merasa terbantu untuk biaya perawatan bayi mereka yang dirawat di RSUD Cengkareng. Pasalnya, keluarga Putra dibebaskan dari biaya apapun oleh pihak RSUD Cengkareng.
"Alhamdullilah, keluarga tidak dipungut biaya, pihak rumah sakit menanggung semuanya," ujarnya.
Terkait jalur damai yang diimbau oleh Wali Kota Jakarta Barat, Edy mengaku belum pernah dihubungi oleh pihak manapun terutama pihak dari Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat.
"Kami belum dihubungi pihak puskesmas," tutunya.
Seperti diberitakan, polisi berhasil menangkap Suryani Indah Sari, bidan yang bertugas di Puskesmas Kembangan. Suryani adalah penculik yang mengambil Putra dari tangan ibunya.
Tertangkapnya Suryani berawal dari penyelidikan petugas kepolisian yang menelusuri keberadaan pelaku. Berbekal sketsa wajah pelaku, petugas berhasil membekuk pelaku di rumahnya di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, RT 2 RW 4, Tangerang, Banten.
(lam)