getting time...

Terminal Umum TKI Diberlakukan

Senin, 18 Januari 2010 22:06 wib

JAKARTA – Untuk menghapus praktik pemerasan yang sering melanda TKI, maka jalur umum untuk pemulangan buruh migran akan dibuka.  
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, uji coba akan dilakukan pada TKI asal Hongkong dan Taiwan yang dibebaskan memilih jalur penumpang biasa atau transit di Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) Khusus TKI di Terminal Selapajang, Banten.
 
“TKI sektor informal di Hongkong dan Taiwan memang lebih mandiri daripada di negara lain karena mereka solid dan berpenghasilan tinggi,” kata Menakertrans di Jakarta, Senin (18/1/2010).
 
Menakertrans menambahkan, pihaknya akan membentuk desk khusus yang nantinya akan bertugas untuk menyiapkan dan mengawasi proses pemulangan TKI, khususnya buruh migran dari Hongkong dan Taiwan.
 
Desk khusus tersebut, tambah Ketua Umum Partai Kesatuan Bangsa (PKB) ini, akan fokus bekerja untuk mengawasi kepulangan para TKI di jalur umum tersebut.
 
Menurut Menakertrans, penghapusan terminal khusus kepulangan TKI memang sudah sangat mendesak. Pasalnya, makin banyak oknum yang memeras pahlawan devisa ini di jalur khusus TKI. Penghapusan terminal khusus TKI juga dilakukan karena banyaknya pihak yang meminta pemerintah pemerintah segera membubarkan terminal khusus TKI.
 
“Memang sudah saatnya GPK Khusus TKI Selapajang dievaluasi dan direvisi,” tegasnya.
 
Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyatakan dukunganya kepada Menakertrans Muhaimin Iskandar untuk segera membongkar terminal khusus kepulangan TKI di Terminal Selapajang, Tangerang.
 
Lantaran di lokasi ini banyak TKI yang ditelantarkan hingga berhari-hari. Tarif pemulangan pun dinaikan hingga tiga kali lipat. Belum lagi ancaman pemerasan, kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi lainnya.
 

(Neneng Zubaidah/Koran SI/ram)

  • arema cimahi » 0 Tanggapan
    ya memang keterlaluan bukannya dibantu tapi malah di peras,harusnya aparat pemerintah membantu mempermudah untuk keberangkatannya ,misal paspor gratis,bukannya diurusinnya kalau mereka udah dapat duit dipersulit dan diperas.saya pernah jemput teman agar keluar lewat jalur biasa harus bayar rp,1000.000
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Koplo » 0 Tanggapan
    Setuju kometar diatas..... Manteb....hapuskan praktek2 pemerasan, apalagi bangsa sendiri.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • si Thole » 0 Tanggapan
    kalau tidak segera dilakukan pembubaran terminal khsus TKI, namanya...Therlhalhu.... dan memalukan bangets.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • riski » 0 Tanggapan
    Kenapa harus ada pendataan untuk TKI,coba lihat negara-negara lain,tidak pernah saya lihat mereka melakukan jalur khusus atau apapun namanya untuk TK mereka,sering sekali saya lihat di Bandara internasional kita,mereka di cegat-cegat,ditanya pasport,untuk apa? sedangkan pengecekan imigrasi udah selesai? Oknum-oknum tersebut juga nggk tau diri,para TKI udah membantu negara kok ya masih tega-teganya DI PERLAKUKAN SEPERTI tahanan!!!, DIMANA HATI NURANI DAN RASA KEMANUSIAN OKNUM-OKNUM TERSEBUT?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.