BANGKALAN - Kejahatan dengan memakai ilmu guna-guna (gendam) memakan korban. Kali ini menimpa, Siti Suleha (25) warga asal Desa Socah, Bangkalan, yang dihipnotis orang tak dikenal, usai bertemu di sekitar akses tol Suramadu.
Akibat aksi tersebut, korban sempat kehilangan mobil Carry serta uang Rp200 ribu yang dibawa kabur pelaku. Beruntung, pelaku berhasil ditangkap oleh polisi, namun uang milik korban sudah raib dan mobil berhasil ditemukan di Surabaya.
Identitas pelaku gendam diketahui bernama Imam Sujono (31), warga Kalimas Surabaya. Sebelumnya, pelaku sempat dinyatakan sebagai buron oleh kepolisian.
Kasat reskrim Polres Bangkalan, AKP Suwarno menjelaskan, kejadian berawal saat korban berkenalan di kapal penyeberangan Ujung-Kamal, tepatnya beberapa bulan lalu. Rupanya, perkenalan tersebut tidak disia-siakan oleh pelaku, sehingga berujung pada jalinan asmara.
“Nah, saat keduanya pacaran tersebut, pelaku mulai melakukan aksi kejahatannnya,” ujarnya.
Suwarno menambahkan, aksi gendam dengan berdalih pacaran tersebut membuat korban terlena. Bahkan, sempat menyerahkan uang senilai Rp200 ribu dengan alasan untuk kepentingan rencana pertunangan. Terakhir, pelaku meminta pada korban untuk menyewakan mobil, juga dalam memperlancar pertunangan.
Anehnya, semua keinginan pelaku dituruti oleh korban. dengan modal uang dan kendaraan sewaan, korban pulang ke Surabaya dan berjanji kembali lagi dalam waktu dekat, untuk meminang korban.
“Ditunggu sejak lama, ternyata tidak datang juga. Saat itu pula, korban sadar kalau sedang digendam dan melaporkan kejadian tersebut pada kami,” tegas Suwarno.
Bermodal dari laporan tersebut, akhirnya polisi terjun mencari pelaku dan berhasil menemukannya di salah satu rumah yang ada di Surabaya. “Pelaku sudah kami tahan, berikut barang bukti berupa mobil. Sementara uang sudah raib,” tambahnya.
(Subairi/Koran SI/ton)