getting time...

Banjir Bandang, Jalur Bandung-Yogjakarta Lumpuh

Selasa, 19 Januari 2010 00:52 wib

BANYUMAS - Kemacetan panjang terjadi akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin (18/1/2010) malam di Desa Lumbir, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Puluhan kendaraan yang melintasi jalur utama Bandung-Yogjakarta atau sebaliknya melalui Kecamatan Lumbir macet sepanjang lebih dari lima kilometer.

Bahkan sejumlah kendaraan truk dan bus rusak dan tidak bisa berjalan. Beberapa kenek dan supir truk terlihat berusaha memperbaiki kendaraannya sambil menunggu kemacetan bisa terurai.

Sejumlah warga dan polisi juga mengarahkan kendaraan agar tidak terperosok lumpur. Sementara itu, serombongan siswa SMP 3 Magelang yang hendak menuju Jakarta dengan naik bus juga terpaksa harus turun dan berjalan kaki. Sedangkan bus yang mereka tumpangi macet terjebak banjir bandang.

“Kami terpaksa jalan kaki karena bus terjebak macet banjir bandang. Kami akan menunggu di seberang,” ujar Sukirno, salah seorang guru SMP 3 Magelang, Senin malam.

Menurut warga setempat, banjir bandang disebabkan oleh meluapnya Sungai Ciaur. Banjir bandang juga sempat mencapai ketinggian hingga satu setengah meter. Akibatnya, puluhan rumah warga rusak berat karena tersapu banjir bandang. Warga sekitar hingga Selasa dini hari masih terlihat membersihkan perabot rumah yang rusak.

“Banjir ini terjadi akibat meluapnya Sungai Ciaur yang tidak bisa menampung derasnya air hujan. Kami juga telah mengungsikan sebagian warga kami yang rumahnya rusak terkena banjir bandang,” ujar Sudirman, ketua RT Desa Lumbir.

Banjir bandang serupa terjadi di Kecamatan Lumbir terakhir pada tahun 1996. Warga berharap, bantuan dari pemerintah Kabupaten Banyumas segera didatangkan untuk warga yang rumahnya rusak terkena banjir bandang. Sedangkan puluhan warga yang rumahnya rusak, kini masih diungsikan di rumah saudaranya yang aman dari banjir bandang.
(Saladin Ayyubi/Global/ful)