o1 o2

Nusantara


Mobil Tertimpa Tembok, 2 Orang Terluka

Selasa, 19 Januari 2010 - 14:04 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Mobil tertimpa tembok.(foto:Sundoyo)

KUDUS - Hujan disertai angin yang melanda Kudus siang tadi mengakibatkan tembok sebuah bangunan di Jalan Dr Wahidin runtuh dan menimpa sebuah mobil dan motor.
 
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dua penumpang mobil dan pengemudi sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit karena luka parah.
 
Peristiwa ini berawal saat Ahmad Taufikurrahman, (42), warga Perumahan Sumber Indah Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus dan Aris Santoso (40), warga Jati Wetan RT 03/RW 02 melaju menggunakan mobil Suzuki Katana H 7061 HG di Jalan Dr Wahidin tepatnya di Desa Demangan RT 02/RW 02, Kecamatan Kota sekira pukul 10.00 WIB.
 
Tiba-tiba tembok bangunan di sisi jalan runtuh dan menimpa mobil yang mereka tumpangi.
 
Tembok bangunan setinggi tujuh meter dan panjang sepuluh meter tersebut juga menimpa seorang pengendara sepeda motor Dwi Febriana (19), warga Dukuh Bancakan Payaman RT 02/RW 01, Kecamatan Mejobo yang sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerja.
 
Warga setempat yang melihat kejadian ini langsung berhamburan ke lokasi. Mereka segera membersihkan reruntuhan tembok di mobil dan mengeluarkan tubuh Ahmad Taufikurrahman dan Aris Santoso.
 
Kedua korban dan pengemudi sepeda motor langsung dilarikan ke RS Mardi Rahayu Kudus untuk mendapatkan perawatan medis. Ketiganya mengalami luka parah di bagian kepala.
 
Salah seorang tukang becak Turikan menjelaskan, kejadian ini berlangsung sangat cepat. Dia yang saat kejadian berada tidak jauh dari lokasi itu mendengar suara keras dan suara minta tolong dari arah gudang.
 
”Saya segera berlari ke arah suara itu dan melihat sebuah mobil dan motor sudah tertimpa tembok bangunan. Saya lantas memberitahukan hal ini kepada warga lain,” kata Turikan.
 
Sementara, Aris Susanto mengaku sempat membersihkan reruntuhan yang menimpa mobilnya. Namun, karena pintu terkunci dia segera berteriak minta pertolongan. ”Saya berusaha keluar, tapi tidak bisa dan kemudian berteriak-teriak,” kata pegawai perusahaan asuransi yang saat itu hendak ke Jepara mengantarkan polis.
 
Sementara, sejumlah warga meminta agar tembok gudang yang masih berdiri segera dirobohkan. Ini untuk menghindari agar tidak terjadi peristiwa serupa di kemudian hari. Sebab, kondisi bangunan itu sudah tua dan rawan roboh saat diterpa angin kencang.
(Sundoyo Hardi/Koran SI/fit)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 21 Maret 2010 01:00 wib

    Warga Berhasil Tangkap Ular Pembunuh Bocah

  • Minggu, 21 Maret 2010 00:01 wib

    Dinas Pendidikan Depok Jamin Soal UN Tak Bocor

  • Sabtu, 20 Maret 2010 20:37 wib

    LBH Padang Kecam Pelecehan Terhadap Anak di LP

  • Sabtu, 20 Maret 2010 19:12 wib

    23.421 Siswa SMA Kota Medan Ikuti UN

  • Sabtu, 20 Maret 2010 19:05 wib

    Rumah Polisi Ludes, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

  • o3 o4