getting time...

Bantuan Indonesia ke Haiti Terhambat

Rabu, 20 Januari 2010 14:18 wib

JAKARTA - Bantuan kemanusiaan Pemerintah Indonesia untuk para korban bencana gempa berkekuatan 7,0 skala Ritcher, dipastikan terhambat.

Pasalnya, Bandara Internasional Toussaint Louverture, Haiti, dikabarkan penuh sesak dengan pesawat-pesawat yang membawa bantuan dari dunia internasional. Indonesia sendiri baru diizinkan mendaratkan bantuan yang diangkut pesawat Lion Air tipe Boeing 747-400, pada 7 Februari mendatang.

Saat ini bantuan kemanusiaan dari Indonesia, lanjut Marty, akan singgah di Republik Dominika. Setelah sebelumnya melakukan transit di Honolulu, Hawai.

"Soal bantuan kemarin transit di Honolulu. Sekarang sedang dalam perjalanan ke Dominika. Kondisi di Haiti sulit. Ada bottle neck (hambatan). Bantuan semua neghara masuk lewat Dominika," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/1/2010).

Diperkirakan, bantuan Indonesia akan tiba pada sore hari ini di Dominika. Mengenai hambatan, Indonesia akan mengusahakan bantuan tersebut tiba secepatnya ke para korban gempa di Haiti.

Jika tidak memungkinkan untuk menyalurkan bantuan melalui bandara di Haiti, Indonesia akan mencari jalan lain untuk menyalurkannya. "Kita akan serahkan bantuan lewat jalan darat ke Haiti," terang Marty.

Indonesian sendiri mengirimkan bantuan berupa tiga ton obat-obatan dan perbekalan kesehatan, lima ton makanan pendamping ASI, dan satu unit rumah sakit lapangan.

Selain itu, juga tim kesehatan yang terdiri dari 30 orang, yakni 10 dokter spesialis, dua dokter dari Disaster Victim Identification (DVI), dan 18 tenaga kesehatan lainnya.
(Iman Rosidi/Trijaya/hri)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.