DEPOK – Dani Supriyadi (9), mengaku tak mau pulang ke rumahnya saat ditemukan salah seorang warga di Citayam, Depok. Dani mengaku pergi dari rumahnya di Jakarta lantaran seringkali dipukul orang tuanya, Heri dan Sier.
Dani bahkan tak bersedia menuturkan dimana tempat tinggalnya dan langsung mengelak saat ditanya mengenai sekolahnya. Menurut Dani, ayahnya bekerja sebagai seorang sopir dan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga.
“Bapak supir, ibu jagain adik di rumah, udah sekolah kelas tiga SD, gak mau pulang ke rumah,” katanya kepada okezone di Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Depok, Kamis (21/01/10).
Kepala Bidang Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok Tinte Rosmiati mengatakan, untuk sementara, penyebab Dani kabur dari rumah adalah akibat kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya. Tinte menambahkan, Dani hingga kini masih belum banyak bicara sehingga perlu dilakukan pendekatan personal.
“Cara bicaranya harus menyentuh ke psikis dia, supaya mau bercerita, kita saja masih gak tahu dimana tempat tinggalnya, sekolah dimana, siapa orang tuanya, Cuma dia mengaku sering dipukul, itu saja,” jelas Tinte.
Dani sebelumnya ditemukan seorang warga dan dibawa ke Polsek Pancoran Mas kemudian ke Polres Depok, hingga ke Balaikota Depok. Kini, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok selanjutnya akan membawa Dani ke panti sosial di Jakarta.
(teb)