JAKARTA - Setelah menjalani karantina selama sepekan di Paviliun Menara Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, hari ini Artalyta Suryani menempati sel baru. Ayin menempati sel biasa bersama dua narapidana lain.
Berdasarkan pantauan, Artalyta ditemani putranya memindahkan barang pribadi ke sel nomer 13 di Paviliun Mawar. Di sel yang ukurannya terbilang kecil ini, Ayin, akan menghabiskan sisa masa tahanannya bersama napi Ida Farida (kasus perbankan) dan Yetti Ayuni (terpidana penggelapan).
Tak seperti sel mewah miliknya di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur di sel baru ini, Ayin hanya bisa menikmati kasur berbahan kapuk yang hanya bisa ditiduri satu orang saja. Tak ada meja kerja, kulkas dan fasilitas penghibur lainnya.
Ayin sebelumnya dipenjara di rutan Pondok Bambu. Terpidana kasus suap jaksa Urip Tri Gunawan ini bebas memiliki fasilitas mewah di balik jeruji besi. Namun, kemewahan itu tidak berlangsung lama. Satuan tugas pemberantasan mafia hukum mendadak melakukan inspeksi mendadak. Ayin, Darmawati Dareho dan Aling kemudian dipindahkan ke LP Tangerang agar tak lagi menikmati sel mewahnya. (frd)
(hri)