PEKANBARU - Hingga saat ini pihak kepolisian Sektor Kandis, Siak, Riau masih melakukan penyidikan terhadap aksi pemerkosaan terhadap Karmila (21) (bukan nama sebenarnya) yang mengaku diperkosa pria yang disebutnya seperti ‘kolor ijo’.
Berdasarkan keterangan Karmila kepada polisi,sebelum memperkosa juga sempat melakukan aksi penganiayaan dengan cara memukul wajah Karmila dengan gagang golok yang sengaja dibawa .
“Saya sempat melawan saat akan diperkosa, namun pelaku memukul wajah saya dengan gagang golok. Saya tidak bisa melawan karena dibawah ancaman,” kata Kanit Reskrim Polsek Kandis Indra Sakti menirukan perkataan Karmila, Kamis (21/1/2010).
Namun demikian polisi tidak menemukan luka memar di wajah istri supir warga Simpang Berutu, Kecamatan Kandis ini karena kejadian permerkosaan itu terjadi pada 19 Januari 2009 dan baru dilaporkan kemarin sehingga hasil visum susah dibuktikan.
Selain itu, karena pelaporan dianggap telat, bekas sobekan akibat diperkosa yang belum jelas siapa pelakunya juga susah dibuktikan oleh polisi. Namun demikian polisi tetap melakukan pengejaran pelaku.
“Jika terlalu lama memang susah dibuktikan visumnya, apakah dia memang diperkosa atau tidak. Kita juga belum bisa simpulkan pelakunya memang kolor ijo atau tidak,” pungkasnya.
Selain itu, polisi juga menghimbau pada korban dan wanita lain untuk meningkatkan kewaspadaan atas aksi pemerkosaan yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. “Pelaku masuk melalui pintu belakang yang mudah dibuka. Untuk itu kita berharap adanya peningkatan kewaspadaan,” imbuhnya.
(fit)