getting time...

PT DSC Dilaporkan Tipu Puluhan Karyawan

Sabtu, 23 Januari 2010 19:26 wib

BANTUL - Puluhan karyawan dan calon karyawan dari PT Duta Sejahtera Center yang beralamat di Jalan Parangtritis, KM 7, No 21, Sewon Bantul mendatangi Polres Bantul untuk melaporkan Bantolo Mayedi Agni (49) sebagai penanggungjawab PT Duta Sejahtera Center karena diduga kuat telah melakukan penipuan karyawan dan calon karyawan yang jumlahnya lebih dari 90 orang.
 
Bantolo, warga asal Pedan, Klaten, Jawa Tengah ini dalam modus penipuannya yaitu dengan merekrut karyawan dan calon karyawan dengan mengharuskan membayar antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta. Sedangkan untuk calon karyawan atau member ditarik sebanyak Rp50 ribu.
 
Erni salah seorang karyawan yang juga menjadi korban penipuan, mengaku pada awal dirinya masuk ke perusahaan yang dikelola oleh pelaku dirinya membayar uang sebesar Rp200 ribu.
 
Setelah uang dibayarakan, dirinya dijadikan karyawan di perusahaan milik pelaku yang punya tugas utama mencari calon karyawan untuk ditugaskan menjual barang dagangan milik perusahaan sebanyak 300 macam, dengan gaji standar UMR dan mendapatkan uang bensin dan kendaraan roda dua.
 
“Untuk masuk menjadi karyawan maka setiap calo karyawan harus menyetor uang Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta dengan janji dalam satu minggu setelah pembayaran akan diberikan motor baru untuk operasional dalam menjual dagangan milik perusahaan,” kata Erni di Mapolres Bantul, DIY, Sabtu (23/1/2010).
 
Namun demikian setelah ditunggu selama satu minggu dan uang sudah disetorkan, motor yang dijanjikan tidak juga turun bahkan jika ditanya pelaku selalu memberikan jawaban yang tidak jelas.
 
“Ada 9 orang yang telah menyetor uang sebanyak Rp1,5 juta hingga 3,5 juta kepada pelaku. Karena belum juga motor diberi, mereka meminta uang kembali namun tidak diberikan,” tuturnya.
 
Erni mengaku PT Duta Sejahtera Center sendiri setidaknya mempunyai 30-an karyawan yang punya tugas untuk mencari calon karyawan dengan syarat harus membayar Rp50 ribu dan hingga hari ini setidaknya sudah lebih dari 60-an calon karyawan yang mendaftar dengan membayar uang Rp50 ribu.
 
“Nasib mereka juga sama dengan kita yaitu uang sudah masuk ke perusahaan namun tidak kunjung dapat pekerjaan,” tandasnya.
 
Waluyo staf dan juga korban mengaku bahwa kejadian dugaan penipuan dengan modus yang dilakukan oleh PT Duta Sejahtera Center ini juga terjadi di daerah lian seperti Kabupaten Gunungkidul dengan jumah korban yang mencapai lebih dari 10.000 ribu orang.
 
“Modusnya, calon karyawan dijanjikan pekerjaan, untuk mendapatkan pekerjaan itu calon karyawan harus menyetor Rp 50 ribu. Setelah uang terkumpul orang yang mengelola langsung kabur,” katanya.
 
Bahkan ada korban yang bernama Purwanto pernah tertipu sebesar Rp40 juta dengan iming-iming akan dijadikan direktur sebuah perusahaan. Untuk itu korban diminta mengeluarkan uang Rp40 juta agar perusahaan itu segera terwujud.
 
“Namun perusahaan tidak pernah ada, orang yang menerima uang pergi atau kabur dan saat ini masih buron,” tandasnya.
 

(Daru Waskita/Trijaya/fit)

  • Korban » 0 Tanggapan
    bener bangett... beruntung saya tidak percaya dn langsung menolaknya karena disuruh bayar beberapa ratus ribuu.. benar-benar meresahkan
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.