Ilustrasi (Foto: Daylife)
JAKARTA - Mabes Polri menegaskan pihaknya tidak akan menambah personel terkait penembakan yang terjadi area PT Freeport, Tembagapura. Kemarin penembakan kembali terjadi dan melukai tujuh orang termasuk warga negara Kanada.
“Kami sedang mengintensifkan kekuatan yang ada di sana. Untuk melakukan pengejaran dan penyisiran di TKP dan lokasi lain yang diduga tempat bersembunyi pelaku penghadangan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edwar Aritonang, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2010).
Dia menandaskan, kekuatan yang ada saat ini dinilai sudah cukup untuk mendukung keamanan.
Penembakan terjadi di checkpoint 66 terhadap konvoi dua bus dan empat kendaraan jenis LWB yang akan menuju ke Kuala Kencana. Seorang warga AS James Lochart, karyawan Freeport yang terluka, kini menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura.
Selain itu korban luka lainnya adalah personel Brimob. Dua di antaranya diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani perawatan.
(ton)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan