Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Fasilitas Mewah di Sel Ayin

Eks Karutan Pondok Bambu Ikut Turun Pangkat

Anang Purwanto , Jurnalis-Selasa, 26 Januari 2010 |11:48 WIB
Eks Karutan Pondok Bambu Ikut Turun Pangkat
Artalyta Suryani (Foto: Daylife)
A
A
A

JAKARTA - Temuan fasilitas mewah di sel terpidana suap Artalyta Suryani alias Ayin, di rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, berbuntut panjang bagi mantan kepala rutan tersebut Suharman. Kementerian Hukum dan HAM menurunkan pangkat dan menunda gaji Suharman.

Sebelumnya, Karutan Pondok Bambu Sardju Wibowo juga dipecat dari jabatannya, setelah satgas pemberantasan mafia peradilan menemukan sejumlah fasilitas mewah di sel Ayin, Limarita, dan narapidan lain.

Inspektorat Jenderal Kementrian Hukum dan HAM Sam L Tobing mengatakan telah merekomendasikan agar Menkum HAM menjatuhkan sanksi disiplin berupa penggantian, penurunan pangkat dan penundaan gaji berkala.

Menurut Sam, usai peringatan Bhakti Imigrais ke-60 di Kantor Kementerian Hukum HAM, Jakarta, Selasa (26/1/2010), pejabat yang dikenakan penurunan pangkat dan penundaan gaji berkala antara lain Mantan Karutan Pondok Bambu, Mantan Kepala Satuan Pengamanan Rutan Pondok Bambu, dan Mantan Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan PB.

Selalin itu, lanjut Sam, Kementerian Hukum dan HAM juga akan mengganti Kakanwil Hukum dan HAM DKI Jakarta, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan DKI Jakarta yang sebelumnya telah mengundurkan diri.

“Kami juga akan melakukan mutasi jabatan terhadap Dirjen pemasyarakatan dan jajarannya. Rencananya mutasi jabatan akan dilakukan pada minggu pertama bulan Februari mendatang,” kata Sam.

Rekomendasi tersebut, kata dia, telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. “Ini merupakan janji yang pernah dilontarkan untuk ikut memberantas mafia hukum,” kata Patrialis di tempat yang sama.

Sanksi itu dijatuhkan sesuai dengan pemeriksaan dan penyelidikan Irjen Kementrian Hukum dan HAM atas temuan Satgas Pemberantasa Mafia Hukum di Rutan Pondok Bambu beberapa waktu lalu.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement